Valentino Rossi masih terus memilih melanjutkan karier di MotoGP. Hasil buruk pada tahun lalu tidak membuat pembalap veteran itu kapok memacu kuda besi di MotoGP 2021.
Musim balap 2020 adalah catatan terburuk The Doctor selama berkarier di dunia balap motor. Mengakhiri musim di peringkat ke-15 dengan 66 poin. Kegagalan finis dan paparan virus Covid-19 menjadi ganjalan Rossi di MotoGP 2020.
Menghadapi musim baru Rossi tidak lagi menargetkan gelar juara. Alih-alih tetap berkeras mengejar titel juara dunia yang ke-10, Rossi memilih tetap membalap dengan target lebih sering naik podium dan meraih poin yang lebih baik ketimbang musim lalu.
“Itu [gelar ke-10] akan selalu jadi tujuan utama, tetapi akan lebih baik hanya memenangi balapan, jadi kompetitif, meraih podium dan jadi salah satu protagonis di hari Minggu [balapan],” ujar Rossi kepada Sky Italia pertengahan November lalu.
Rossi agaknya memahami dua hal. Yang pertama mengenai rivalitas melawan anak-anak muda dan kedua soal tim baru yang akan diperkuat mulai musim depan, Petronas Yamaha SRT.
Musim depan, Rossi masih akan disokong Yamaha, namun ada yang berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. Rossi akan bergabung dengan tim baru. Kendati tetap menunggangi motor Yamaha, Rossi tak lagi berada di tim utama melainkan di tim satelit dan berada satu tim dengan Franco Morbidelli yang tak lain adalah anak didiknya di akademi VR46.
Kendati pindah ke tim satelit, Yamaha sudah berikrar bakal memberi sokongan penuh pada Rossi dengan memberi motor yang setara dengan Quartararo dan Vinales di tim pabrikan. Hanya saja, motor dari tim berlambang garpu tala itu terbukti tidak mampu ‘nyetel’ dengan Rossi dalam dua musim terakhir.
Terkait dengan kepindahan ke Petronas, Rossi pun sudah mendapat ancaman agar tidak bertindak semaunya di tim asal Malaysia tersebut.
“Rossi orang yang penting di dunia ini, tapi kami sudah menjelaskan semuanya. Jika Anda membalap dengan Petronas, kami yang akan membuat keputusan,” ujar Manajer Petronas, Wilco Zeelenberg, dikutip dari Marca.
Petronas telah membuktikan ucapan tersebut dengan mengizinkan Rossi membawa dua orang kepercayaannya saja ke tim, yakni David Munoz dan Matteo Flamigni.
Jika Rossi bisa menjaga kondisi fisik tetap prima dan Yamaha bisa melakukan perbaikan frontal serta bisa bekerja sama dengan baik bersama Petronas, maka bukan tidak mungkin mantan juara 125cc dan 250cc itu bisa bersaing di zona podium.
Seandainya salah satu faktor, diri pribadi atau motor dan kerja sama tim, tidak bisa maksimal maka Rossi musim depan sekiranya tak berbeda dengan musim lalu.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




