Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Tiga Tips Keren Mengatur Keuangan Untuk Fresh Graduate

Setelah lulus sekolah ataupun kuliah, hal yang kamu nanti-nantikan adalah hari pertama bekerja. Rasanya, segala lelah yang kamu rasakan setelah belajar bertahun-tahun lamanya akan sirna setelah menerima panggilan kerja dari perusahaan impian. Setelah sebulan bekerja, kamu akan menikmati gaji pertama. Asyik, kan?

Setiap orang punya cara masing-masing untuk menghabiskan gaji pertamanya. Ada yang memberikannya pada orang tua, dan ada juga yang memakainya untuk mentraktir teman. Namun, akan lebih bijak jika kamu belajar mengatur keuangan bahkan sebelum menerima gaji pertama.

Apa saja manfaat belajar mengatur keuangan? Dengan mengatur keuangan, kecil kemungkinan kamu akan kehabisan uang di tengah bulan. Selain itu, kamu juga dapat menabung agar masa tua lebih terjamin. Kemampuan mengatur keuangan juga akan sangat bermanfaat saat kamu merantau.

Namun, tenang saja! Mengatur keuangan bukan berarti kamu tidak boleh bersenang-senang atau harus mengencangkan ikat pinggang sepanjang bulan, kok. Justru sebaliknya, dengan mengatur keuangan akan membuatmu lebih tenang dan bahagia menjalani hidup.

Baca Juga  Woo Do Hwan dan Lee Yoo Mi Digaet Bintangi Drama Mr. Plankton

Meskipun kedengarannya menyeramkan, sebenarnya proses mengatur keuangan untuk fresh graduate sepertimu tidak terlalu sulit. Apa saja tipsnya? Yuk, simak di artikel ini.

Bedakan kebutuhan dan keinginan
Saat mengatur keuangan, penting bagimu untuk memisahkan kebutuhan dan keinginan. Tentunya, kamu harus mendahulukan kebutuhan primer, seperti sandang, papan, dan pangan. Setelah itu, kamu dapat merencanakan anggaran untuk kebutuhan sekunder dan tersier.

Bagaimana caranya membedakan kebutuhan dan keinginan? Sederhananya, jika kamu masih dapat hidup tanpa membeli hal tertentu, hal tersebut masuk ke dalam keinginan. Misalnya, makan adalah kebutuhan primer, sementara jajan merupakan kebutuhan sekunder atau bahkan tersier.

Di zaman yang serba tidak pasti ini, kita harus selalu siap menghadapi segala hal, termasuk krisis keuangan. Bagaimana cara mempersiapkannya? Salah satu caranya adalah dengan menabung secara konsisten.

Saat menerima gaji, sisihkan setidaknya 10-20 persen gaji bulananmu untuk kebutuhan tidak terduga. Dengan persiapan ini, kamu tidak akan pontang-panting mencari uang tambahan saat keadaan darurat melanda.

Jangan lupa untuk berbagi
Ingat peribahasa “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”? Peribahasa ini sangat cocok diterapkan saat kamu mengatur gaji. Selalu sisihkan sedikit dari pendapatanmu untuk membantu orang lain yang tidak seberuntung dirimu.

Baca Juga  Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Berjalan 10.000 Langkah Setiap Hari

Kamu dapat berbagi dengan berbagai cara, seperti menyumbang langsung pada pihak yang membutuhkan maupun melalui situs crowdfunding. Kamu juga dapat berbagi pada anggota keluargamu, seperti orang tua, adik, maupun kakak. Mereka pasti akan dengan senang hati menerima niat baikmu.

Bagaimana, sederhana bukan tips mengatur keuangan yang kami berikan? 
Tentunya, setiap kali kamu menerima gaji, kemampuanmu mengatur keuangan akan semakin terasah. Kamu akan semakin dapat membedakan kebutuhan dan keinginan, juga mengatur target keuangan.

WhatsApp chat