FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Ruben Onsu Diduga Derita Empty Sella Syndrome. Apa Itu Empty Sella Syndrome?

Falcon Advertising - 

Empty Sella Syndrome (ESS) adalah kondisi medis yang jarang terjadi, di mana sella turcica—sebuah struktur tulang di dasar tengkorak yang biasanya berisi kelenjar pituitari—terlihat kosong atau terisi sebagian oleh cairan serebrospinal. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, tergantung pada tingkat keterlibatan kelenjar pituitari.

Memahami Empty Sella Syndrome

Sella turcica adalah ruang kecil yang terletak di dasar otak dan berfungsi sebagai “tempat duduk” bagi kelenjar pituitari. Kelenjar pituitari adalah kelenjar kecil tetapi sangat penting yang menghasilkan hormon-hormon yang mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk pertumbuhan, metabolisme, dan reproduksi. Dalam kasus ESS, sella turcica tampak kosong karena kelenjar pituitari terkompresi atau terdorong ke samping, sehingga ruang ini diisi oleh cairan serebrospinal.

Penyebab Empty Sella Syndrome

ESS dibagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya:

  1. ESS Primer
    • Terjadi tanpa adanya penyebab yang jelas atau kondisi medis lain yang mendasari.
    • Sering kali dikaitkan dengan cacat kecil pada membran yang menutupi sella turcica, yang memungkinkan cairan serebrospinal masuk dan menekan kelenjar pituitari.
    • Lebih umum pada wanita dan biasanya terdeteksi secara tidak sengaja melalui pencitraan otak untuk kondisi lain.
  2. ESS Sekunder
    • Disebabkan oleh kondisi medis atau intervensi yang secara langsung mempengaruhi kelenjar pituitari, seperti tumor pituitari, operasi, atau radiasi.
    • Kelenjar pituitari dapat menyusut atau hancur akibat perawatan atau penyakit, sehingga meninggalkan sella turcica tampak kosong.
Baca Juga  5 Tempat Wisata Yang Terlupakan Namun Kini Ramai Dikunjungi Karena Keangkerannya

Gejala Empty Sella Syndrome

Banyak orang dengan ESS tidak mengalami gejala yang signifikan dan kondisi ini sering ditemukan secara kebetulan. Namun, beberapa orang mungkin mengalami:

  • Sakit kepala: Sakit kepala kronis yang bervariasi dalam intensitas.
  • Masalah penglihatan: Penglihatan kabur atau ganda akibat tekanan pada saraf optik.
  • Gejala hormonal: Ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh fungsi pituitari yang terganggu, seperti masalah menstruasi, kelelahan, penurunan libido, atau masalah tiroid.

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat