
Unik, Nyeleneh, dan Dianggap Berbahaya
Memberi nama pada bayi adalah momen spesial yang penuh makna bagi setiap orang tua. Nama bukan hanya identitas, tapi juga harapan dan doa. Namun, tak semua nama boleh digunakan. Di berbagai belahan dunia, ada nama-nama bayi yang secara resmi dilarang oleh pemerintah — alasannya bisa karena terlalu aneh, vulgar, menyinggung budaya, atau bisa merugikan anak di masa depan.
Berikut ini adalah daftar nama-nama bayi yang dilarang di dunia, lengkap dengan alasan dan kisah unik di baliknya:
Selandia Baru: Lucu Tapi Keterlaluan
Selandia Baru termasuk negara yang paling ketat soal nama bayi. Pemerintah bahkan punya daftar panjang nama yang ditolak karena dianggap bisa mempermalukan anak. Beberapa nama yang dilarang:
- Lucifer – terlalu identik dengan iblis.
- Sex Fruit – jelas tidak pantas untuk anak.
- 4Real – angka tidak diperbolehkan dalam nama.
- Mafia No Fear – terdengar seperti nama gangster.
Fun fact: Pasangan di sana pernah mencoba menamai anak mereka Talula Does The Hula From Hawaii. Nama itu akhirnya dicabut oleh pengadilan karena dianggap “membebani psikologis anak”.
Swedia: Nama Bukan Eksperimen
Swedia sempat heboh saat pasangan mencoba memberi nama anaknya:
- Brfxxccxxmnpcccclllmmnprxvclmnckssqlbb11116
(diucapkan: Albin) – dibuat sebagai bentuk protes terhadap undang-undang nama. - Metallica – dianggap terlalu identik dengan band heavy metal.
- IKEA – nama brand tidak diperbolehkan.
Denmark: Hanya 7.000 Nama Sah
Di Denmark, orang tua harus memilih nama dari daftar resmi berisi sekitar 7.000 nama. Jika ingin nama di luar daftar, perlu izin khusus. Nama-nama yang ditolak termasuk:
- Monkey
- Pluto
- Anus
Alasannya? Karena tidak sesuai norma sosial atau bisa mempermalukan anak.
Arab Saudi: Nama Harus Sesuai Budaya
Arab Saudi melarang nama-nama yang dianggap:
- Tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.
- Terlalu “Barat” atau asing.
Beberapa nama yang dilarang: - Linda
- Alice
- Benjamin
Prancis: Nama Jangan Jadi Bahan Bully
Prancis dulu sangat ketat, kini lebih fleksibel, tapi tetap melarang nama yang bisa merugikan anak. Contohnya:
- Nutella – karena bisa membuat anak jadi bahan lelucon.
- Fraise (stroberi) – terdengar lucu, tapi bisa disalahartikan secara negatif dalam bahasa gaul.
- Prince William – dilarang karena memakai gelar kebangsawanan asing.
Malaysia: Nama Aneh Tak Disarankan
Malaysia tidak secara tegas melarang, tapi pemerintah pernah merilis daftar nama-nama yang tidak disarankan:
- Chow Tow – artinya “bau busuk”.
- Kulat – berarti “jamur”.
- Pendek, Woti, Kampret – semua ini bisa menimbulkan olok-olok.
Islandia: Nama Harus Sesuai Bahasa Lokal
Di Islandia, nama harus sesuai dengan struktur dan fonetik bahasa Islandia. Jika tidak, bisa ditolak oleh Komite Penamaan Nasional. Contohnya:
- Harriet – karena tidak bisa dideklinasi sesuai tata bahasa Islandia.
- Duncan – tidak memenuhi struktur fonetik lokal.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




