Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Metode Perjalanan Dan pendaratan Ke Objek Luar Angkasa

Berawal dari ide untuk mendaratkan manusia kebulan, berbagai persiapan telah dilakukan oleh nasa untuk mewujudkan hal tersebut, mulai dari mengumpulkan informasi , pembuatan wahana antariksa, sampai membuat konsep perjalanan.

Misi Rocket Apollo yang telah sukses di jalankan, menjadi bukti bagaimana rumitnya melakukan perjalanan kesebuah objek yang berada di luar angkasa dengan menggunakan spacecraf.

Untuk membuat misi tersebut menjadi lebih efisien , berbagai pertimbangan telah di lakukan oleh nasa , salah satunya mempersiapkan konsep perjalanan. Seperti yang kita tahu, konsep perjalanan memberikan gambaran bagaimana sebuah perjalanan di lakukan , dan apa saja kendala yang akan mungkin terjadi. Dari sini lah munculnya beberapa metode untuk mendaratkan manusia ke sebuah objek luar angkasa.Metode tersebut diantaranya :

Direct-Ascent

Direct Ascent merupakan metode yang digunakan untuk mendaratkan sebuah spacecraf di sebuah planet atau satelit alam seperti bulan, tanpa melakukan perakitan komponen dari spacecraf di orbit bumi, atau tanpa membawa kendaraan pendaratan terpisah ke orbit di sekitar planet. Maksudnya dari awal peluncuran di bumi sampai melakukan pendaratan di sebuah planet, tidak ada dilakukannya penambahan komponen maupun pengurangan komponen dari spacecraf, atau tidak akan di lakukannya pemindahan posisi suatu komponen spacecraf. Jadi dari awal peluncuran sampai mendarat di sebuah planet, ukuran, letak dan jumlah komponennya tetap sama.

Baca Juga  5 Tanaman Buah Cepat Panen yang Bisa Ditanam di Rumah

Metode Direct Ascent merupakan metode pertama yang di usulkan dalam misi apollo Nasa untuk melakukan pendaratan di bulan , tapi akhirnya metode tersebut di tolak dengan alasan spacecraf yang akan di buat , ukurannya akan lebih besar.

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

Earth Orbit Rendezvous (EOR)

Earth orbit rendezvous (EOR) merupakan metode yang memanfaatkan orbit bumi untuk menyatukan setiap komponen dari spacecraf. Setiap peluncuran dari bumi akan membawa komponen dari spacecraf , dan kegiatan perakitannya dilakukan di orbit bumi. Nah itu dia , ISS merupakan spacecraf yang memanfaatkan orbit bumi untuk merakit setiap komponen yang di luncurkan.

Pada awalnya dalam misi apollo kebulan metode ini di usulkan untuk melakukan penerbangan pulang pergi ke Bulan, yang melibatkan titik pertemuan disekitar orbit bumi untuk semua komponen spacecraf. metode ini juga memungkinkan sebuah spacecraf melakukan pengisian bahan bakar di sekitar orbit bumi sebelum meluncur ke orbit bulan,

Usulan Metode EOR kemudian di terima oleh Nasa , namun akhirnya di tolak karna akan memerlukan banyak kegiatan peluncuran dari bumi.

Baca Juga  Kenapa Root Beer Rasanya Mirip Balsam? Ini 5 Fakta dan Penjelasannya

Metode ini pernah di lakukan untuk menjalankan Proyek Constellation sebagai Earth Departure Stage (EDS) dan Altair (LSAM), yang diluncurkan ke orbit Bumi rendah pada roket Ares V. EDS dan Altair akan dipenuhi oleh komponen Orion (CEV) yang diluncurkan secara terpisah. setelah dilakukannya perakitan setiap komponennya di LEO ( Low Earth Orbit atau orbit bumi terendah) , kemudian saat melakukan perjalanan ke bulan spacecraf ini akan menerapkan metode LOR.

Lunar Orbit Rendezvous (LOR)

Metode LOR pertama kali diusulkan pada tahun 1919 oleh insinyur Soviet Ukraina Yuri Kondratyuk,sebagai metode paling ekonomis untuk mengirim manusia dalam perjalanan bolak-balik ke Bulan.

Ini lah metode yang akhirnya digunakan Nasa saat melakukan pendaratan pertama kali di bulan.

pada saat peluncuran dari bumi , modul utama dan modul pendaratan di luncurkan secara bersamaan. Ketika keluar dari orbit bumi dan akan memasuki orbit bulan , modul pendaratan akan di posisikan menyesuaikan proses pendaratan yang akan dilakukan.

saat mendekati orbit bulan , modul pendaratan dan modul utama spacecraf akan dipisahkan , selanjutnya modul pendaratan akan melakukan perjalanan ke orbit bulan dan melakukan pendaratan , sementara modul utama akan memasukin orbit bulan secara perlahan
untuk perisapan saat modul kembali merapat setelah melakukan misi di permukaan bulan.

Baca Juga  Hari Pertama Gerai Subway di Citos, Antrean Pembeli Mengular

setelah modul pendaratan merapat, para astronot dan peralatan penting lainnya akan di pindahkan ke modul utama spacecraf , kemudian modul pendaratan akan di buang. Hanya modul utama yang akan melakukan perjalanan kembali kebumi.

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO

METODE Perjalanan Dan pendaratan KE OBJEK Luar Angkasa | MISI APOLLO
WhatsApp chat