Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Kostum dengan ciri khas topeng yang berbentuk burung serta setelan yang serba hitam, membuat kostum tersebut sangatlah ikonik.

Kostum tersebut ternyata digunakan oleh seorang dokter Eropa pada abad pertengahan, mereka biasanya disebut dengan dokter wabah atau sebutan kerennya plague doctor.

Pada thread kali ini saya akan membahas tentang alasan di balik terciptanya kostum ini. Yuk simak pembahasan berikut.

Dokter wabah atau yang biasanya disebut Plague Doctor terkenal dengan kostum unik yang dipakainya, dengan topeng berbentuk burung juga warna pakaian serba hitam seolah menjadi pemandangan yang mengerikan bagi pasien yang didatanginya.

Dokter wabah ini sering digambarkan sebagai sosok pembawa pesan kematian, hal ini didasarkan pada setiap pasien yang didatangi oleh dokter wabah ini, tak lama kemudian pasien tersebut akan meninggal.

Jika kita membicarakan tentang dokter wabah yang satu ini, tak akan bisa lepas dari sejarah kelam yang pernah terjadi. Sejarah kelam tersebut tak lain ialah Black Death atau Kematian Hitam pada abad ke-14

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Kata hitam di sini merujuk pada sesuatu yang menakutkan pada peristiwa tersebut atau bisa juga diartikan kematian yang mengerikan, oleh karena itu istilah tersebut digunakan sampai sekarang untuk menggambarkan peristiwa tersebut.

Akan tetapi, jika menilik dari kisah yang sudah terjadi, istilah black death juga mengacu pada gejala-gejala yang diderita oleh pasien wabah ini.

Gejala yang timbul membuat beberapa bagian tubuh penderitanya menghitam karena matinya jaringan, misalnya pada bagian jari tangan dan jari kaki, kulit serta ujung hidung mereka.

Saat mewabah pada abad ke-14, black death menewaskan 50 juta orang dan jumlah ini mengurangi 60 persen populasi Eropa pada saat itu.

Cepatnya penyebaran wabah black death pada itu sudah sampai ke berbagai penjuru negara-negara Eropa, pengetahuan para dokter tentang dunia kesehatan pada saat itu tidak sebaik sekarang. Mereka awalnya tidak tahu darimana wabah ini berasal dan bagaimana cara penyebaran wabah ini.

Bahkan saat itu muncul berbagai macam teori tentang bagaimana penyebaran wabah ini, teori yang paling terkenal adalah teori racun. Teori ini mengatakan bahwa wabah ini ditularkan melalui udara yang juga dikenal sebagai night air atau bad air.

Baca Juga  Diawali Penemuan Tragis, Kini Radio Menjadi Teman Masyarakat

Kepercayaan para dokter terhadap teori ini membuat mereka berpikiran bahwa setiap ada udara yang berbau tidak sedap, maka mereka akan menganggapnya sebagai suatu wabah.

Pada saat itu banyak cara yang dilakukan guna terhindar dari wabah ini, salah satunya dengan para dokter wabah yang menggunakan kostum ini saat berkontak dengan orang yang terpapar wabah.

Pembuatan kostum dokter wabah ini dilatarbelakangi oleh banyaknya orang sakit atau orang yang terinfeksi jatuh di jalanan dan tidak ada seorang pun yang berani untuk membantu karena takut tertular wabah tersebut.

Tindakan yang diambil para dokter saat itu adalah dengan mengembangkan kostum yang nantinya akan kedap terhadap udara, mengapa harus kedap udara? Karena para dokter masih berpegang pada spekulasi yang dibahas di atas tadi, bahwa wabah tersebut menyebar melalui udara.

Para dokter pun berharap dengan terciptanya kostum ini, mampu mencegah atau menghindari penularan dan juga dapat membantu orang yang terinsfeksi wabah.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Hadirnya kostum dokter wabah ini dikaitkan dengan seseorang yang bernama Charles de L’Orme yang merupakan kepala dokter dari tiga raja Perancis yaitu Henri IV, Louis XIII dan Louis XIV yang diduga sebagai pembuat serta orang pertama yang menggunakan kostum ini pada tahun 1619 di Paris, dan kemudian ide tentang kostum ini akhirnya menyebar ke seluruh Eropa

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Setelan kostum yang kedap udara ini serta sarung tangan juga tongkat sangat membantu para dokter dalam menghindari kontak fisik secara langsung terhadap pasien. Topeng khas berbentuk burung juga membantu dalam menyaring udara buruk berkat ramuan yang berada di ujung paruh topeng.

Setelah beberapa tahun berlalu yang tepatnya pada tahun 1880, kemudian ditemukan fakta bahwa wabah black death ini tidak ditularkan melalui udara ataupun kontak fisik seperti apa yang diyakini oleh para dokter sebelumnya.

Wabah ini sebenarnya disebarkan oleh gigitan kutu dan hewan pengerat yang dalam kasus ini berupa tikus.

Kostum dokter wabah ini sebenarnya tidak sepenuhnya gagal, karena kostum ini juga mampu menghindarkan para dokter dari gigitan kutu dan hewan pengerat tadi, jadi kostum ini cukup bekerja dengan baik.

Baca Juga  Venna Melinda Blakblakan, Ferry Irawan Kerap Marah Urusan Ranjang

Kostum yang identik dengan wabah hitam ini memang terlihat sangat ikonik, terutama pada bagian topengnya yang berbentuk seperti burung, kostum wabah ini terdiri dari beberapa bagian yang menutupi dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Kostum ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Topi di sini fungsinya sama dengan topi pada umumnya, yaitu sebagai penutup kepala juga diyakini para dokter mampu untuk mencegah penularan wabah.

Topi yang digunakan berbahan kulit dengan bagian tepi yang lebar memberikan ciri khas dan identitas pemakainya sebagai dokter.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Bagian ini merupakan bagian paling khas dari kostum dokter wabah. Menurut para dokter, topeng ini sangat penting perannya dalam udara buruk agar tak ikut terinfeksi wabah.

Topeng ini seluruhnya terbuat dari bahan kulit, terkecuali pada bagian dua lubang mata yang terbuat dari kaca. Beralih kebagian hidung, topeng ini mempunyai rongga segitiga yang mirip dengan bentuk paruh burung.

Paruhnya dilengkapi dengan tali kulit, seperti topeng itu sendiri. Rongga ini memiliki dua lubang pernapasan kecil dan untuk menyaring udara dimasukkan ke dalam rongga berbagai bahan dengan bau kuat misalnya kelopak bunga mawar, daun mint, hingga ambergris.

Nah ambergris ini merupakan muntahan paus berwujud padat yang memiliki tekstur serupa dengan lilin. Ambergis mampu membuat aroma bahan lain yang dimasukkan ke topeng lebih awet.

Terkadang para dokter juga membakar bahan dengan bau yang kuat di atas, karena setelah dibakar, tanaman itu akan mengeluarkan asap yang dipercaya membersihkan udara yang ada di sekitar.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Selanjutnya ada jas dengan model yang memilili bentuk seperti ekor pada bagian belakangnya, para dokter menggunakan tailcoat berwarna gelap yang biasanya berwarna hitam.

Warna hitam dipilih karena mampu menyembunyikan noda darah, muntah dari pasien serta lumpur.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Bagian yang melapisi tailcoat ini dan merupakan bagian terluar yang terpapar langsung dengan sekitar.

Jubah yang digunakan juga berwarna hitam dan alasan dipilihnya warna hitam sama dengan alasan pemilihan warna gelap pada tailcoat.

Baca Juga  Baby Bump Dielus Song Joong Ki, Felicya Angelista Bahagia Tiada Tara

Para dokter pada saat itu akan berusaha melapisi tubuh mereka dengan pakaian yang berlapis-lapis guna mengurangi resiko tertular wabah.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Sarung tangan yang terbuat dari kulit ini mempunyai fungsi yang sangat penting bagi para dokter.

Berfungsi agar tidak terjadi kontak secara langsung dengan si pasien saat perawatan sedang berlangsung.

Biasanya para dokter memeriksa terlebih dahulu dan memastikan agar tidak ada lubang atau celah pada sarung tangan mereka sehingga udara yang buruk tidak bisa masuk.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Berfungsi untuk menghindarkan para dokter dari infeksi atau terpapar wabah pada tubuh bagian bawah.

Bagian bawah celana ini biasanya diselipkan ke dalam sepatu bot agar lebih kedap udara.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Sepatu bot tinggi ini biasanya terbuat dari kulit kambing yang mampu melindungi kaki dari infeksi serta melindungi dari benda-benda lainnya ketika para dokter berada di jalan.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Item ini mempunyai fungsi yang vital bagi para dokter, tongkat ini dipakai untuk menghindari kontak secara langsung terhadap pasien.

Tongkat ini membantu para dokter untuk dapat memeriksa para pasien tanpa menyentuh mereka, bahkan untuk memeriksa denyut nadi pasien.

Tongkat ini bisa berubah fungsinya menjadi alat untuk memukul para pasien, mengapa para pasien sampai dipukuli?

Untuk beberapa daerah yang masih kental akan religinya, mereka pada saat itu masih percaya bahwa orang yang terpapar wabah hitam sedang mendapatkan hukuman dari Tuhan atas dosa-dosa yang mereka perbuat, sehingga para keluarga biasanya meminta bantuan dokter wabah untuk memukuli mereka agar segera bertobat.

Kembali membahas seberapa efektif kostum dokter yang dibuat pada abad ke-17 ini?

Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwa kostum ini sudah cukup baik melindungi para dokter agar tak ikut terinfeksi wabah hitam.

Mengungkap Fakta Mencengangkan di Balik Kostum Dokter Wabah

Terlepas dari fakta bahwa wabah hitam tidak disebabkan oleh udara yang buruk akan tetapi disebabkan oleh gigitan kutu atau hewan pengerat, setelah munculnya teori ini kostum tersebut sudah tidak direkomendasikan lagi.

Akan tetapi, masih banyak para dokter yang tetap memakai kostum ini hingga wabah berakhir karena ada kekhawatiran teori tersebut tidak akurat.

WhatsApp chat