FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Matcha Dapat Melindungi Gigi dan Gusi

Teh hijau atau yang sering disebut dengan matcha adalah salah satu teh populer yang berasal dari Jepang. Di Indonesia sendiri, matcha memiliki konsumen tersendiri. Banyak cafe dan restoran yang menjual berbagai olahan teh hijau tersebut.

Apakah teh hijau atau matcha baik untuk kesehatan gigi dan gusi? Jawabannya adalah iya. Teh hijau dapat melawan bakteri penyebab gigi berlubang, memberi nutrisi pada gusi, mengurangi peradangan, dan dapat meremineralisasi enamel yang lemah.

Matcha kaya akan asam amino seperti L-theanine dan senyawa antioksidan. Ditambah lagi, matcha memiliki lebih sedikit kafein dibandingkan teh hitam dan mengandung lebih banyak katekin.

Matcha atau teh hijau yang digiling halus dan sering dicampur dengan susu atau digunakan dalam manisan dapat mencegah periodontitis, penyakit gusi parah, menurut sebuah studi baru di jurnal Microbiology Spectrum.

Periodontitis adalah infeksi gusi parah yang merusak jaringan lunak dan, jika tidak diobati, dapat menyebabkan kehilangan gigi atau bahkan menghancurkan tulang penyangga gigi.

Penyebab utama periodontitis adalah bakteri Porphyromonas gingivalis , yang menurut para peneliti dihambat oleh matcha.

Plak terbentuk pada gigi karena bakteri di mulut memakan gula dalam makanan, yang kemudian dapat mengeras di bawah garis gusi menjadi karang gigi dan jika tidak dihilangkan. P. gingivalis adalah salah satu spesies bakteri utama yang terlibat dalam proses ini.

Semakin lama plak dan karang menempel pada gigi, semakin mengiritasi gingiva atau bagian gusi di sekitar pangkal gigi. Iritasi ini dapat menyebabkan peradangan pada gusi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan periodontitis.

Tim peneliti menemukan bahwa pertumbuhan P. gingivalis dihambat oleh kehadiran matcha dalam percobaan di laboratorium.

Para ahli menguji larutan matcha terhadap 16 spesies bakteri mulut, dan menemukan bahwa setelah dua jam paparan, hampir semua sel P. gingivalis telah terbunuh, dan semuanya mati dalam waktu empat jam.

Para ilmuwan kemudian menguji efek obat kumur matcha pada 45 orang penderita periodontitis dan menemukan bahwa mereka yang menggunakan obat kumur memiliki kadar P. gingivalis dalam air liur mereka yang jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak.

sumber: kompas.com

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Baca Juga  7 Strategi Pemasaran Produk Makanan

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat