FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Ketahui Kadar Indeks Glikemik 5 Jenis Beras Untuk Diabetes

Falcon Advertising - 

Indeks glikemik merupakan indikator untuk memilih makanan yang dikonsumsi, terutama bagi penderita diabetes.
Namun selain penderita diabetes, seseorang yang sedang menjalani diet yang bertujuan untuk menurunkan berat badan juga menggunakan ukuran kadar indeks glikemik selain karbohidrat.

Dengan mengetahui kadar indeks glikemik pada makanan, maka dapat diprediksi seberapa besar peningkatan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan tersebut. Indeks glikemik juga merupakan ukuran kunci untuk menentukan beban glikemik.

Beban glikemik adalah nilai yang menunjukkan seberapa banyak karbohidrat dalam suatu porsi makanan dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Artinya, seseorang dengan diabetes mellitus perlu mengetahui indeks glikemik dari setiap makanan yang dikonsumsi untuk mengontrol gula darah.

Nasi atau nasi sebagai sumber karbohidrat tentunya memiliki kadar indeks glikemik. Untuk referensi asupan harian Anda, berikut adalah kadar indeks glikemik dari 5 jenis beras.

Nasi hitam
Beras hitam adalah varietas yang sama dengan beras merah, tetapi memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dan mengandung fitonutrien, vitamin E, protein, fitokimia, dan zat besi.

Baca Juga  5 Tips Mengurangi Rasa Khawatir pada Dirimu, yuk Terapkan!

Dilansir dari Michelin Guide, Jumat, 2 Juli, indeks glikemik beras hitam adalah 42,3. Kandungan seratnya tiga kali lebih tinggi dari nasi putih.

Lebih khusus lagi, setiap 45 gram beras hitam mentah mengandung 160 kalori, 4 gram protein, 34 gram karbohidrat, 1 gram serat, dan memenuhi 6 persen kebutuhan mineral harian.

Beras basmati
Beras basmati lebih panjang dari nasi putih biasa yang secara arkeologis ditemukan di Udaipur, India. Istilah ‘basmati’ berasal dari bahasa India yang berarti ‘penuh aroma’. Di beberapa tempat dianggap sebagai nasi rasa dengan kualitas unggul.

Dilansir WebMD, indeks glikemik beras basmati berada di antara 50-58. Artinya memiliki kadar glikemik sedang sehingga dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam porsi kecil untuk penderita diabetes. Kandungan seratnya bisa mengatasi sembelit.

Nasi shirataki
Jenis nasi diabetes selanjutnya adalah nasi shirataki. Dalam 100 gram nasi shirataki mengandung 37 kkal energi, 0,1 gram lemak, 18,3 gram karbohidrat, dan 0,1 gram protein.

Dilansir dari laman Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, nasi shirataki dianggap sebagai ’10 makanan terbaik untuk kesehatan’ oleh World Health Organization (WHO). Anehnya, indeks glikemik nasi shirataki hampir 0.

Baca Juga  5 Keunggulan Rumah Berukuran Mungil

Beras coklat
Selanjutnya nasi yang bisa dijadikan alternatif atau variasi nasi putih adalah nasi merah atau brown rice. Berdasarkan tabel indeks glikemik yang dilansir Harvard Health Publishing, Harvard Medical School, 100 gram beras merah memiliki 68 kadar indeks glikemik.

Beras merah
Jenis beras yang terakhir untuk diabetes, beras merah merupakan makanan pokok yang sering dijadikan sebagai pengganti nasi putih. Jenis nasi ternyata berpengaruh besar terhadap tingkat indeks glikemik. Nah, untuk beras merah lokal rata-rata memiliki tingkat indeks glikemik 54 – 81.

Dari kelima jenis beras di atas, bisa dijadikan referensi untuk konsumsi sehari-hari Anda. Terutama bagi Anda penderita diabetes atau yang sedang menjalani diet sehat.

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat