Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Fakta Gigitan Kecoak yang Jarang Diketahui

Gigitan kecoak mungkin jarang diketahui kebanyakan orang. Ya, jenis serangga satu ini memang memiliki struktur mulut yang disebut mandibula yang digunakan untuk menggigit.

Gigitan kecoak umumnya tidak berbahaya bagi manusia karena kecoak lebih suka menghindari interaksi langsung dengan kita.

Meski gigitan kecoak jarang menyebabkan masalah kesehatan yang serius, tapi dampaknya dapat memicu iritasi kulit atau reaksi alergi pada beberapa individu.

Berikut sejumlah fakta terkait gigitan kecoak yang jarang disadari banyak orang.

  1. Cenderung menggigit di malam hari

Kecoak merupakan jenis serangga yang aktif pada malam hari. Mode yang satu ini membuat mereka lebih berhati-hati pada apa pun yang membuatnya terancam. Jangan heran, berbagai dari jenis kecoak lebih sering menggigit pada malam hari.

  1. Kecoak hanya menggigit di area tertentu

Mirip seperti kutu busuk, kecoak menggigit di area tertentu. Bagian tubuh manusia yang menjadi sasaran kecoak adalah mulut, jari, wajah, dan tangan. Bukan tanpa alasan kecoak menggigit di bagian tubuh tersebut. Sebab, kecoak lebih cenderung tertarik pada tangan, mulut, jari dan wajah karena area ini sering ditemukan bekas atau sisa makanan.

Baca Juga  Makanan Lebaran Khas Timur Tengah, Nasi Kabsah Cocok untuk Disajikan saat Kumpul Keluarga

Karena itu, pada saat malam hari menjelang tidur, lebih baik kita bersihkan tubuh dulu untuk menghindari gigitan kecoak.

  1. Terasa menyakitkan

Meski ukurannya kecil, gigitannya tidak boleh dianggap remeh karena bisa menimbulkan sensasi nyeri dan sakit. Tapi seringkali rasa sakitnya itu terasa beberapa saat setelah kita tergigit. Bahkan tingkat nyeri yang ditimbulkan bisa 50 kali lebih kuat dari berat badan mereka.

Rasa sakitnya mungkin tergantung pada toleransi nyeri, tapi jika kita memiliki toleransi rasa sakit yang rendah, sensasi nyerinya bisa terasa menyiksa.

  1. Memicu reaksi alergi

Orang yang menderita asma mungkin merasa tidak nyaman saat digigit kecoak. Gigitan hama yang satu ini mungkin tidak berbahaya, tetapi alergen yang dibawanya dapat memicu masalah lain. Zat alergen dari kecoak dapat menyebabkan reaksi kulit, yang juga dapat memicu serangan asma.

  1. Semakin memburuk saat digaruk

Menggaruk bekas gigitan kecoak bisa menimbulkan masalah baru.

Menurut seorang pembasmi hama di Denver, AS, saat digigit kecoa, daripada digaruk lebih baik cuci dengan air dan sabun agar tubuh bebas kuman karena hama tersebut membawa alergen dan bakteri.

Baca Juga  Prabowo Mau Maju Pilpres 2024, IPO: Harusnya Gerindra Lebih Bijak
WhatsApp chat