Kehamilan yang sehat dan lancar tentu menjadi impian semua calon ibu. Bagi calon ibu yang memiliki hewan peliharaan, terutama kucing, baisanya sering mendengar mitos bahwa bulunya bisa membuat calon ibu susah hamil.
Apakah bulu kucing bisa menyebabkan susah hamil atau memicu mandul? Simak penjelasan berikut, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (16/7/2021).
Sebenarnya, yang harus diwaspadai adalah parasit yang terkandung dalam kotoran hewan berbulu ini.
Dikutip dari American Association of Veterinary Medical Colleges (AAVMC), kucing bisa terinfeksi toksoplasma bila makan burung dan hewan pengerat yang terinfeksi parasit tersebut.
Bahkan, kucing bisa terkea toksoplasma dari kotoran kucing lain yang terkontaminasi parasit yang sama.
Namun, selain memiliki kucing, Moms juga masih bisa terkena kontak dengan tokso dari menangani atau mengonsumsi daging mentah.Selain itu, bisa juga karena tidka mencuci tangan sebelum makan setelah menyentuh tanah yang terinfeksi toksoplasmosis.
Orang yang Memelihara Kucing Memiliki Antobodi terhadap Parasit
Dikutip dari Winchester Hospital, setelah terinfeksi, tubuh otomatis akan membangun antibodi untuk melindungi diri dari infeksi berulang.
Jadi, setelah mendapat toksoplasmosis yang mungkin tidak disadari sebelumnya, Moms tidak akan terinfeksi kembali.
Jika tes laboratorium membuktikan bahwa adanya antibodi toko, memelihara kucing tidak ada hubungannya dengan susah hamil. Justru, peluang terkena toksoplasma akan lebih besar jika mengonsumsi atau bersinggungan dengan daging mentah.
Cara Mencegah Penularan Toksoplasma saat Pelihara Kucing
Kemungkinan tertular toksoplasma saat hamil atau baru merencanakan kehamilan termasuk rendah sehingga pelihara kucing membuat susah hamil belum tentu tepat.
Ketika memelihara kucing, kemungkinan sudah tertular dan akan membangun kekebalan tubuh terhadap parasit tersebut.Dikutip dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), berikut cara terhindar dari toksoplasma:
1. Pakai sarung tangan saat mengganti pasir kotoran kucing dan selalu cuci tangan setelah membersihkannya
2. Pastikan kotak kotoran kucing diganti setiap hari karena parasit tidak menular sejak 1-5 hari setelah kucing buang air besar.
3. Berikan kucing makanan kering atau kaleng, bukan daging mentah
4. Tidak memelihara kucing baru saat hamil karena kesehatannya yang belum diketahui
5. Simpan kotak kotoran kucing di luar ruangan
6. Lakukan pemeriksaan dengana dokter hewan untuk tes infeksi toksoplasmosis
Pentingnya Pemeriksaan Toksoplasmosis
Jika sudah terlanjur hamil dan Moms sudah terkena toksoplasmosis, parasit yang melintas plasenta bisa merusak janin.
Masalah yang bisa terjadi ketika usia kehamilan masih cukup muda saat trisemester pertama sekitar usia 6 minggu, antara lain:
– Berat badan lahir rendah
– Cacat sistem saraf pusat serius
– Lahir mati atau stillbirth
– Gangguan pendengaran
– Penyakit kuning
– Kelahiran prematur
Itulah penjelasan terkait bulu kucing yang memicu mandul serta pentingya pemeriksaan laboratorium bagi ibu hamil.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




