Pernah merasakan sedih atau kurang bersemangat saat menyambut hari Senin? Kondisi itu dinamakan “Monday blues” dan itu nyata.
Menurut laman Healthline, Monday blues adalah sensasi lesu, tegang, sedih atau tidak bersemangat menyambut hari kerja. Perasaan itu kemudian membuat seseorang jadi benci hari Senin.
Menurut HuffPost, sejumlah penelitian mengatakan bahwa suasana hati seseorang umumnya berada di titik paling rendah di hari Senin.
Sebuah penelitian di Jepang menemukan tingkat bunuh diri tertinggi terjadi pada hari Senin dan pada beberapa orang, depresi di Senin pagi bahkan dapat memicu masalah kardiovaskular.
Beberapa hal berikut penyebab Monday Blues mungkin juga kita alami:
- Kekacauan jam tubuh
Ada faktor psikologis di balik Monday blues, termasuk siklus jam tubuh yang kacau. Ini terutama dialami orang-orang yang punya pola kerja Senin hingga Jumat. Sebab, kebanyakan orang mengubah pola tidurnya di akhir pekan, sering kali menjadi tidur larut malam dan bangun lebih siang. Menurut neuropsikolog dari New York, Sanam Hafeez, punya waktu tidur ekstra di akhir pekan memang baik. Namun, mengubah pola tidur setiap lima hingga enam hari sekali malah bisa mengganggu ritme alami tubuh kita. Itulah mengapa, sering kali kita merasa sudah cukup tidur di Minggu malam, tapi tetap saja merasakan Monday blues itu ketika bangun di Senin pagi.
- Kehilangan rasa kebebasan
Perubahan emosi dari hari kerja ke akhir pekan adaah alasan umum mengapa banyak orang merasa berat menghadapi hari Senin. Sekalipun tetap punya kesibukan di akhir pekan, kebanyakan dari kita cenderung lebih rileks di waktu tersebut. Misalnya, karena bisa bangun lebih siang dan jalan-jalan. Banyak dari kita merasakan kehilangan atas kebebasan yang dimiliki di akhir pekan. Tidak memiliki kontrol atas siklus tersebut membuat perasaan itu lebih parah.
- Tidak suka pekerjaan
Hal lainnya yang menyebabkan seseorang benci hari Senin adalah karen tak mencintai pekerjaa atau merasakannya sebagai sesuatu yang membuat stres. Pada kondisi tersebut, tubuh merespons dalam bentuk adrenalin. Sekalipun kita menikmati pekerjaan, stresor tambahan di masa pandemi Covid-19 seperti risiko tertular penyakit, juga dapat berdampak pada perasaan tidak aman. Merasa tidak selaras dengan apa yang dijalani di tempat kerja juga bisa membuat seseorang tidak bersemangat menyambut hari Senin. Sebab, kita seolah mengingatkan diri sendiri bahwa apa yang dilakukan tidak punya tujuan yang jelas.
- Tidak persiapan
Alasan lain kenapa hari Senin begitu memberatkan adalah karena sering kali kita tidak mempersiapkan diri, baik secara emosional maupun logistik. Ketika gagak melakukan persiapan, secara tidak sadar kita menyiapkan kegagalan. Hari Minggu sebaiknya digunakan untuk melakukan persiapan.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




