Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

5 Cara SEO Terjitu untuk Ecommerce

Selain untuk menambah traffic website bisnis anda, menerapkan SEO ecommerce akan membantu menambah penjualan dan mengubah pengunjung pasif menjadi pelanggan anda.

44% dari orang-orang yang belanja online selalu memulai proses pembelian dengan mencari produk menggunakan search engine. Tentu saja agar website anda muncul di halaman hasil search engine, SEO harus menjadi prioritas anda dalam menyusun website anda.

Apa saja cara SEO terjitu untuk ecommerce?

Riset Keyword

Sama halnya dengan jenis strategi SEO yang lain, SEO untuk e-commerce pun harus dimulai dengan riset keyword. Strategi SEO apapun tidak akan berhasil jika Anda tidak memilih keyword yang tepat karena Anda tidak akan menarik perhatian target konsumen Anda.

Tentu saja ada sedikit perbedaan dalam proses riset keyword untuk konten sebuah website dan e-commerce website.

Di kebanyakan tutorial riset keyword untuk konten website, Anda disarankan untuk fokus dengan ‘informational keyword’ atau keyword yang bersifat memberikan informasi.

Sementara itu pada SEO untuk toko online, kebanyakan keyword Anda akan disesuaikan dengan produk-produk Anda. Maka dari itu, riset keyword Anda harus mencari dan memilih keyword yang fokus pada produk.

Baca Juga  5 Tips Merawat Tanaman Hias Bunga Krisan, Tak Boleh Dipupuk Setelah Bulan Juli

Bagaimana cara memilih keyword yang tepat untuk e-commerce? Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Search volume

Ini merupakan salah satu metric penting dalam mengevaluasi suatu kata kunci. Jika tidak banyak orang yang menggunakan keyword Anda, percuma kalau Anda menggunakan kata kunci tersebut.

Meski begitu, perlu diingat bahwa setiap industri bisnis memiliki penilaian berbeda terhadap search volume. Ada industry yang menganggap bahwa 100 pencarian sebulan sudah banyak sementara ada juga industri yang menganggap 10,000 pencarian sebagai jumlah yang sedikit.

Keyword-product fit

Mungkin Anda sudah menemukan keyword yang memiliki banyak pencarian. Tetapi belum tentu keyword tersebut cocok dengan apa yang Anda jual. Jika Anda memaksakan untuk menggunakan keyword itu, tentu tidak akan membantu proses konversi.

Pastikan bahwa keyword yang Anda pilih sesuai dengan produk yang Anda jual. Sebagai contoh, jika bisnis Anda menjual teh Jepang dalam bentuk bag. Lalu Anda menemukan keyword yang memiliki volume pencarian paling tinggi adalah bubuk teh matcha.

Meskipun Anda tidak menjual green tea dalam bentuk bubuk, Anda mungkin merasa bisa menggunakan keyword itu tapi hal itu sulit dilakukan. Maka itu, sebisa mungkin jangan menggunakan keyword yang tidak berhubungan langsung dengan produk Anda.

Baca Juga  Usaha Pembuatan Lampu Hias Handmade

Walaupun keyword yang berhubungan langsung dengan produk Anda mendapat search volume lebih rendah, tetapi akan lebih membantu bisnis Anda dalam jangka panjangnya.

Commercial intent

Menjadi peringkat pertama di halaman hasil search engine memang merupakan salah satu tujuan melakukan SEO. Tetapi, untuk website e-commerce, ada faktor lain yang perlu diperhatikan yaitu commercial intent.

Untuk melihat commercial intent, Anda bisa menggunakan Google Keyword Planner. Masukkan keyword Anda dan periksa kolom “Competition”.

‘Competition’ memberi lihat berapa banyak orang yang menargetkan keyword tersebut. Untuk e-commerce, Anda sebaiknya fokus pada ‘medium’ dan ‘high’ competition keywords.

‘Competition’ merupakan salah satu cara untuk melihat keyword apa yang akan membuat orang membeli dari website Anda. Tetapi metric lain yang bisa sangat membantu Anda adalah ‘Suggested bid’.

Suggested bid adalah sebuah indikator yang melihat berapa besar uang yang orang biasa keluarkan setelah mengklik sebuah keyword di Google Adwords.

Ketika melihat commercial intent, semakin tinggi suggested bid-nya, semakin bagus. Keyword dengan suggested bid yang lebih mahal juga lebih kompetitif di Google search. Selain itu, kemungkinan besar, keyword dengan suggested bid yang tinggi memiliki search volume yang lebih lebih rendah.

Baca Juga  6 Tips Promosi Billboard

Competition

Faktor yang satu ini mengukur sebagaimana sulitnya website Anda muncul di halaman pertama halaman hasil pencarian Google search. Ada dua cara untuk mengukur tingkat competition keyword untuk SEO pada situs e-commerce ini.

Yang pertama adalah dengan menggunakan fitur Keyword Difficulty di SEMRush. Fitur ini memberi gambaran betapa kompetitifnya sebuah keyword. Semakin tinggi hasilnya, semakin kompetitif keyword tersebut untuk mendapat peringkat tinggi di organic search.

Cara yang kedua adalah dengan menargetkan keyword dan optimasi halaman website Anda. Anda bisa melakukannya dengan melihat halaman pertama Google dan melihat apakah 10 hasil pertama sudah dioptimasi sesuai dengan keyword tersebut.

Jika halaman-halaman tersebut tidak terlalu berhubungan dengan keyword yang Anda targetkan, Anda bisa mengalahkan ranking mereka dengan membuat halaman website yang dioptimasi khusus agar relevan dengan keyword tersebut.

WhatsApp chat