FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

3 Pasangan Dalam Film yang Sebenarnya Tidak Sehat dan Tidak Patut Menjadi Contoh

Falcon Advertising - 

Drama lebih bagus jika tetap menjadi fiksi, karena pada kenyataannya, hal itu ruwet dan berpotensi menimbulkan masalah-masalah yang nggak diperlukan. Kali ini, kami akan bahas beberapa pasangan di layar kaca yang menghibur untuk ditonton tapi sebenarnya merupakan contoh dari hubungan yang nggak sehat.

Pasangan Toxic dalam Film dan TV Series yang Tidak Kamu Sadari Sebelumnya
Harley Quinn dan Joker (Suicide Squad)

Setelah perilisian film perdana Suicide Squad (2016), penampakan cosplay Joker dan Harley Quinn hampir selalu muncul di setiap kanal media sosial. Tidak sedikit juga yang mulai mengelu-elukan duo maut itu sebagai ‘Relationship goals’. Padahal sudah terpampang jelas baik di film tersebut maupun dalam komik dan animasinya bahwa Joker dan Harley Quinn merupakan pasangan toxic.

Harleen ‘Harley’ Quinzel sebenarnya adalah seorang psikiater di Arkham Asylum, tempat di mana Joker dan orang dengan penyakit jiwa yang berbahaya ditahan. Sialnya, kelihaian si badut jahat ini dalam memanipulasi orang lain berhasil memengaruhi Harley untuk lolos dari tempat tersebut.
Setelah itu, Harley pun terus diperlakukan secara kasar oleh Joker. Misalnya, Harley disuruh lompat ke penampungan cairan kimia berbahaya dan akhirnya didorong olehnya sendiri karena Harley takut. Harley pun terjebak dalam pasangan toxic ini. Meskipun pada premis film Suicide Squad Joker berencana untuk membebaskan Harley, mereka terlibat argumen hebat. Dan lagi-lagi, Harley Quinn didorong jatuh dari helikopter. Iya, helikopter. Untung saja selamat.

Beruntung, pasangan toxic ini tidak berlangsung lama dalam film versi DCEU karena dalam Birds of Prey (2020), Harley memutuskan Joker dengan meledakkan Ace Chemicals, tempat di mana ia didorong masuk ke dalam cairan kimia. Setelah itu dia menjalin pertemanan dengan empat perempuan lain dan mengalahkan penjahat bersama. Yay girl power!

Baca Juga  Fitos-Fitos Tentang Bulu Kucing

Sampai sekarang, masih banyak orang yang meromantisasi pasangan toxic ini. Bahkan, ada yang sampai menulis fanfictionnya. Padahal, dengan menormalisasi kekerasan yang dilakukan oleh Joker kepada Harley Quinn, kita menyingkirkan fakta bahwa banyak korban-korban yang masih terjebak oleh pasangan toxic. Kan, lucu kalau pasangan toxic fiksi terus didukung tapi korban kekerasan dari pasangan toxic yang asli malah tidak dipedulikan. Cermat-cermat dalam memilih kiblat relationship goals ya teman-teman!

Cinta dan Rangga (AADC)

Sekilas memang tidak terlihat ada yang salah atau tanda-tanda pasangan toxic dalam film pertamanya, meskipun kita ditunjukkan berkali-kali bahwa Rangga mempunyai sikap yang buruk sekali. Mulai dari. Tapi, saat AADC 2 keluar di tahun 2016, kita diceritakan bahwa sebenarnya mereka LDR selama beberapa tahun sebelum Cinta akhirnya di-ghosting oleh Rangga dan diputuskan melalui surat.

Sepuluh tahun kemudian, mereka dipertemukan kembali di Yogyakarta ketika Cinta tengah berlibur bersama teman-temannya. Meskipun Cinta sudah menolak ketika ditawarkan temannya untuk bertemu dengan Rangga, akhirnya ia menyetujuinya dan berdamai dengan Rangga.

Setelah mereka semua sampai ke Jakarta, Cinta tidak memberi tahu pertemuannya dengan Rangga kepada tunangannya. Rangga pun berkali-kali mencoba menghubungi Cinta sebelum akhirnya menghampiri galeri millik Cinta sebelum ia kembali ke New York, dan kepergok oleh tunangannya Cinta. Akhirnya, sama seperti di film pertama, lagi-lagi Cinta pergi menyusul Rangga ke bandara. Bahkan, kali ini dia hampir kecelakaan, menyebabkan pertemuan mereka di bandara gagal.

Baca Juga  Kegunaan Krim Cukur untuk Membersihkan Rumah

Meskipun pada akhirnya mereka berdua bersama lagi, perlu diingat bahwa jeleknya komunikasi di antara mereka berdua merupakan salah satu tanda-tanda pasangan toxic. Nggak kebayang kan betapa cemas dan paniknya Cinta ketika berhari-hari tidak menerima kabar dari Rangga, lalu tiba-tiba saja diputuskan melalui surat? Diceritakan juga Cinta sempat mengalami depresi berat akibat kejadian tersebut. Jadi, komunikasi berperan penting banget jika kamu mau menghindari hubungan dalam pasangan toxic.

Maddy Perez dan Nate Jacobs (Euphoria)

Maddy dan Nate merupakan salah satu karakter dari serial HBO Euphoria yang sepertinya bisa dijadikan contoh pasangan toxic yang tidak disadari sering terjadi di sekeliling kita. Meskipun mereka terlihat sayang satu sama lain, Maddy menjadi codependent terhadap Nate yang terlalu over-protektif pada pacarnya itu.

Apa sih codependency dan mengapa hal ini menjadikan kamu terjebak dalam pasangan toxic? Sikap codependency ini terjadi dalam suatu hubungan ketika adanya relasi kuasa yang tidak seimbang. Relasi kuasa ini mengakibatkan orang yang memiliki kontrol paling tinggi biasanya baik sadar maupun tidak menyalahgunakan kekuatan tersebut, membuatnya menjadi pasangan toxic. Akibatnya, orang yang memiliki relasi kuasa lebih rendah menjadi ketergantungan pada pasangan toxic ini karena ia merasa tidak aman jika tidak bersama dengannya.

Hal ini jelas terpampang dalam dinamika hubungan antara Maddy dan Nate di Euphoria. Nate yang temperamental seringkali berujung melukai Maddy, baik secara mental maupun fisik. Namun pada saat bersamaan, Nate juga sangat perhatian kepada pacarnya itu. Ia mengantar jemput Maddy, membelikannya kado dan hal-hal lain. Karenanya, pikiran Maddy menjadi subjektif, dan ia berkali-kali menyanggah bahwa Nate merupakan pasangan toxic.

Baca Juga  Ini 5 Zodiak Paling Unik dan Eksentrik

Jika dibiarkan terjebak dalam hubungan dengan pasangan toxic seperti itu terlalu lama, hal-hal sepele seperti argumen kecil lambat laun akan berkembang pada tindakan lain yang lebih parah, seperti kekerasan fisik. Untuk itu, penting mengenali ciri-ciri hubungan yang tidak sehat dengan potensi menjadi pasangan toxic. Hati-hati ya teman-teman!

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat