Sayuran mengandung vitamin, beberapa jenis dianggap superfood atau mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh. Namun, bagaimana cara memasak sayur agar tidak menurunkan kadar zat gizi atau zat gizi yang dikandungnya?
Beberapa jenis sayuran seperti selada hijau, sawi putih, dan selada merah sering dikonsumsi mentah sebagai salad sayuran. Namun memasak dengan tepat bisa dengan cara di bawah ini.
Paling utama dalam memasak sayuran yang mengandung vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C, B1, B2, B3, dan folat, hindari dengan suhu tinggi dan banyak air. Belum lagi durasi pemasakan dan proses pemasakan yang bisa menghilangkan nutrisi.
Dikukus
Ini adalah cara paling sehat menurut ahli diet. Karena pengolahannya sederhana dan tidak menambahkan penambah rasa serta minyak atau garam. Saat mengukus sayuran, hindari sayuran kukus menyentuh air agar vitamin tidak larut dalam air.
Proses ini juga kurang baik jika dilakukan terlalu lama atau hingga sayuran terlalu empuk. Artinya, saat mengukus sayuran perlu dipastikan durasinya dan jangan sampai sayuran tersebut terlalu matang sehingga nutrisinya hilang.
Dipanggang
Baik dipanggang dengan wajan pemanggang atau microwave, sayuran tidak perlu ditambahkan air saat mengolahnya. Untuk hasil yang maksimal, potong sayuran dengan ukuran yang sama dan masak hingga matang.
Karena setiap sayuran memiliki tekstur dan kadar air yang berbeda, artinya durasi setiap sayuran akan berbeda.
Merebus
Meski merebus sayuran terendam air dan suhu tinggi dapat merusak kadar nutrisi, namun disarankan memperbanyak jumlah sayuran. Menambahkan jumlah dan potongan sayuran dalam jumlah yang lebih besar dapat mengurangi potensi hilangnya nutrisi.
Brokoli, tomat, paprika merah, dan ubi atau sayuran berwarna bagus jika direbus. Karena pigmen nabati digunakan dalam fotosintesis dan dengan perebusan dapat meningkatkan ketersediaan bio-karoten.
Goreng
Clare Collins, profesor nutrisi dan dietetika dan direktur penelitian di Newcastle School of Health Sciences University, Australia, menjelaskan bahwa sayuran yang digoreng akan menghilangkan vitamin yang larut dalam air dalam sayuran.
Sayuran digoreng dalam waktu singkat, vitaminnya menghilang dalam sekejap jika dibandingkan dengan makanan yang dipanggang. Meski jika dibandingkan dengan rebusan lama lebih baik digoreng sebentar saja.
Risiko mengolah sayuran dengan cara digoreng adalah meningkatnya jumlah minyak yang terserap dalam sayuran. Ditambah lagi, gorengan tidak termasuk sumber mineral yang baik.
Tumis
Bedanya dengan cara menggoreng, tumis sayur yang ditambahkan sedikit minyak dan perlu waktu agak lama. Minyak yang digunakan perlu dipilih yang baik dan tidak mengandung lemak tinggi.
Sayuran masakan dengan kualitas minyak tumbuk yang mengandung nutrisi yang baik dapat diserap dengan sempurna pada sayuran. Penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, K, dapat meningkat saat ditumis, misalnya dengan minyak zaitun.
Dari kelima cara memasak sayuran di atas, dengan cara apapun memasaknya, diperlukan perawatan yang tepat kecuali digoreng.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




