Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Tukang Parkir Ini Maju Jadi Caleg Demi Membuka Lapangan Kerja! Mau Pilih?

Pesta demokrasi sebentar lagi akan dilaksanakan pada 2024 nanti. Banyak partai yag kini sibuk merancang strategi politiknya demi mendapat banyak suara pada pemilu nanti. Banyak yang sudah mencalonkan kader-kader mereka ke KPU untuk menjadi caleg nantinya. Sehingga petsa demokrasi 5 tahun sekali ini dinantikan banyak orang.

Sudah ada juga yang memulai safari politik ke berbagai daerah demi mendapat simpati rakyat. Ada juga yang sudah kepanasan duluan, dan masih banyak lagi. Meski masih tahun depan, panasnya persaingan memang sudah sedikit terasa akhir-akhir ini. Banyak yang sudah mendaftarkan bacaleg mereka langsung ke KPU sejak pertama kali dibuka.

Termasuk salah satunya adalah PSI atau Partai Solidaritas Indonesia. Tapi dalam partai tersebut, ada satu hal yang menarik. Yaitu salah satu bacaleg mereka yang ternyata adalah seorang tukang parkir. Namanya Aleg Wahyudi, ia maju mencalonkan diri melalui PSI untuk menjadi anggota DPRD Karanganyar.

Salah satu misi Aleg dalam maju menjadi caleg adalah karena ingin membuka lapangan kerja untuk anak-anak muda. Ia ingin anak-anak muda kreatif mendapatkan tempat bekerja dan dapat kesempatan Salah satu caranya adalah dengan memajukan UMKM dan usaha mikro untuk mengajak anak muda untuk membuka peluang usaha bersama.

Baca Juga  Lupakan Multitasking, Ini 4 Cara Tingkatkan Fokus dan Konsentrasi

Aleg tidak sendiri, karena di Ciamis pun ada juga seorang juru parkir yang ikut menjadi Caleg yaitu Fahrizal. Hebatnya, Fahrizal menyisihkan setiap uang yag ia dapatkan setiap harinya untuk modal menjadi caleg. Dan pada 2024 ini, dirinya mendapat kesempatan maju menjadi caleg melalui PKB dan semua tahapan pendaftarannya pun diterima.

Hal ini menurut TS menjadi gambaran bagus dalam demokrasi di negara kita. Di mana tidak hanya kalangan yang banyak uang dan memiliki bekingan saja yang bisa jadi caleg. Akan tetapi, seorang tukang parkir sederhana ini pun mendapat kesempatan untuk maju sebagai Caleg dan akan bersaing dengan orang-orang yang berduit.

Keduanya sama-sama memiliki visi misi yang sama, yaitu menyuarakan semua keresahan masyarakat kelas bawah. Sebagai orang yang hidup dan merasakan langsung bagaimana rasanya hidup sebagai masyarakat kelas bawah, mereka paham betul apa yang harus disampaikan dan diperjuangkan. Ya semoga saja kalau terpilih mereka tidak lupa dari mana mereka berasal ya.

WhatsApp chat