Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Tiga Kasus Terekstrim Karena Mengonsumsi Makanan Pedas Di Dunia

Makanan pedas memiliki keistimewaanya tersendiri. Rasa terbakar di bibir, lidah, dan kerongkongan adalah sensasi yang menghidupkan rasa makanan tersebut.

Rasa yang terbakar itu umumnya berasal dari berbagai jenis cabai, mulai dari cabai rawit hingga paprika.

Meskipun memiliki bentuk dan tingkat kepedasan berbeda, semuanya memiliki kandungan senyawa yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang memberikan rasa pedas pada makanan dan sifatnya dapat menimbulkan iritasi.

Lalu bagaimana jika kamu mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan atau eksrem?

Kerongkongan Robek
Dilansir dari Menshealth, seorang pria berusia 47 tahun memakan hamburger yang diberi puree ghost pepper. Ghost pepper ini merupakan salah satu cabe terpanas di dunia dan kepedasannya dua kali lebih besar dari cabai habanero.

Setelah memakan makanan pedas itu, pria tersebut pun meminum enam gelas air untuk meredakan rasa pedasnya.  Sayangnya, hal ini justru membuatnya muntah-muntah hebat dan mengakibatkan rasa sakit pada perut dan dada.

Dia pun dilarikan ke rumah sakit lalu menjalani rontgen dan CT scan. Hasilnya menunjukkan adanya sobekan pada kerongkongannya sepanjang 2,5 cm.

Baca Juga  Kabar baik! Perserikatan Bangsa-Bangsa Menghapus Ganja Dari Daftar Zat Berbahaya

Setelah itu, dia pun dirawat selama kurang lebih 23 hari kemudian dipulangkan tetapi dengan memakai tabung yang diletakkan di tenggorokannya sebagai saluran makanan sementara.

Menurut para dokter di Universitas California, robekan tersebut sebenarnya disebabkan oleh muntah-muntah yang hebat tadi, bukan hanya dari panas cabainya.

Sakit Setelah Memakan Sambal
Kejadian memilukan dengan makanan pedas terjadi pada tahun 2012 dan menimpa seorang chef restoran Jimmy’s World Grill and Bar bernama Arif Ali.

Dalam kasus ini, chef tersebut jatuh sakit setelah mencicipi sambal yang disiapkan untuk tantangan sayap ayam Man v Food-style.

Sambal tersebut mengandung cabai Naga Jolokia yang merupakan cabai yang sangat pedas dan hanya boleh dipegang dengan memakai sarung tangan lateks.

Menurut para penonton, setelah Ali mencicipi makanan pedas tersebut, dia mulai berkeringat. Dia kemudian meminum susu lalu lanjut memakan dua sayap ayam pedas lagi. Lalu, tiba-tiba saja napasnya tersendat, keringatnya bercucuran dan akhirnya dia jatuh pingsan.

Akibatnya, dia pun harus dilarikan ke rumah sakit lalu mendapatkan perawatan sebelum akhirnya boleh pulang.

Baca Juga  Hama dan Penyakit yang Bikin Aglaonema Membusuk

Selama seminggu ke depan, Ali mengalami kram perut dan diare parah.

Kehilangan Pendengaran Akibat Makanan Pedas
Seorang pria Inggris bernama Ben Sumadiwiria harus kehilangan pendengarannya setelah melakukan tantangan memakan mi super pedas.

Tantangan tersebut dia lakukan saat mengunjungi Indonesia di mana dia menemukan sebuah restoran bernama Death Noodles di wilayah Jakarta.

Dalam kesempatan itu, dia memakan mi berisikan 100 cabai. Karena jumlahnya yang cukup banyak, Deah Noodles memiliki skala Scoville sebesar 20 juta.

Saat menyantap makanan pedas tersebut, Ben mulai berkeringat banyak dan juga merasa pusing. Setelahnya untuk beberapa saa dia tidak bisa mendengar apapun. Berdasarkan penuturan Ben, dia merasa bahwa mi tersebut adalah makanan terpedas yang pernah dia makan. Dalam hitungan detik, dia langsung berkeringat dan merasa tidak enak badan.

Setelah merasa tuli selama sekitar dua menit, dia pun memuntahkan makanan tersebut di pinggir jalan.

Setelah meminum banyak gelas air, milk shake dan juga pisang dingin, dia masih merasa pusing akibat rasa panas di dalam mulutnya.

Baca Juga  5 Buah Yang Bisa Ditanam Didalam Pot

WhatsApp chat