Aglonema memiliki nama latin Aglaonema. Di Indonesia, tanaman hias ini dikenal juga dengan nama sri rezeki. Karena jenisnya yang beragam dan mudah untuk dirawat, tanaman ini kerap dipajang di rumah-rumah atau kantor sebagai penghias ruangan.
Selain sebagai hiasan, tanaman ini juga memiliki manfaat bagi rumah kamu. NASA menetapkan aglonema sebagai tanaman yang efektif menghilangkan formaldehida dan benzena, polutan rumah tangga yang sering ada di udara.
Cara merawat aglonema
Meskipun merawat aglonema terbilang mudah, kamu tetap tidak bisa sembarangan melakukannya. Berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan untuk merawat aglonema supaya bisa tumbuh dengan sehat.
1. Hindari paparan cahaya matahari langsung
Aglonema pada umumnya bisa bertahan tanpa terkena sinar matahari langsung. Letakkan tanaman aglonema kamu di ambang jendela untuk mendapatkan biasan cahaya matahari. Kamu harus sangat berhati-hati soal ini. Soalnya, daun aglonema bisa terbakar jika terkena sinar matahari langsung.
Masalah seberapa banyak cahaya yang dibutuhkan untuk merawat aglonema tergantung dari jenisnya. Misalnya, menurut situs Bloomscape, jenis Pink Dalmation membutuhkan cahaya yang lebih terang dibandingkan dengan jenis Cutlass.
2. Gunakan tanah dengan kualitas baik untuk merawat aglonema
Pada dasarnya, kamu bisa menggunakan tanah pot apa saja untuk merawat aglonema. Hanya saja, pastikan bahwa tanah yang kamu gunakan adalah tanah khusus untuk tanaman rumah (houseplant). Pastikan juga bahwa campuran tanahnya seimbang.
Di samping itu, tanah organik lebih disarankan daripada tanah biasa. Kamu bisa menggunakan tanah yang berasal dari sisa tumbuhan, hewan, dan manusia. Bisa yang sudah mengalami dekomposisi lanjut atau yang sedang mengalami proses dekomposisi. Tanah organik dinilai bisa membuat aglonema tumbuh lebih cepat, subur, dan sehat.
Kamu juga perlu melakukan pengecekan rutin kualitas tanah. Jika tanah sudah terlihat menggumpal, kering atau terlalu basah, kamu harus menggantinya dengan tanah baru.
3. Jaga kadar asupan air dan kelembapan saat merawat aglonema
Untuk merawat aglonema, kamu tidak perlu terlalu sering menyiramnya. Soalnya, tanaman ini sangat mudah tumbuh sehingga asupan airnya tidak perlu terlalu banyak. Dua atau tiga kali penyiraman dalam sepekan sudah cukup, terutama saat musim kering. Di saat musim hujan, kurangi intensitasnya dengan menyiram aglonema satu atau dua kali saja dalam sepekan.
Jika kamu menemukan ujung daun aglonema berubah coklat kekuningan, penyebabnya bisa jadi adalah jenis air yang digunakan. Air ledeng biasanya mengandung klorin dan fluorida.
Untuk menghindarinya, diamkan dulu air ledeng yang akan kamu gunkan untuk menyiram selama satu malam agar kedua senyawa tersebut terevaporasi. Di sisi lain, kamu juga bisa menggunakan air filter atau air hujan sebagai alternatif.
Jangan lupa juga untuk mengatur kelembapannya. Kelembapan memainkan peran penting dalam merawat aglonema. Tanaman ini tumbuh di area topis dan subtropis. Oleh karena itu, semakin hangat dan lembap ruangan tempat kamu merawat aglonema, semakin baik.
Jauhkan aglonema dari angin kencang. Tanaman ini tidak menyukai suhu di bawah 18 derajat Celsius. Jika tanamanmu terlihat stres karena kurang lembap, kamu bisa mengatasinya dengan memberikan batu kerikil di permukaan tanah potnya.
4. Mengganti pot dan memberikan pupuk untuk merawat aglonema
Pupuk memiliki fungsi sebagai sumber zat hara yang bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman. Selain itu, memberikan pupuk pada tanaman juga dapat memperbaiki struktur tanah. Begitu pula untuk merawat aglonema. Kamu perlu memberinya pupuk supaya nutrisinya tercukupi.
Satu bulan sekali dengan menggunakan pupuk standar adalah kondisi yang ideal. Jangan terlalu sering memberikan pupuk untuk merawat aglonema. Hal ini dikarenakan pupuk berlebih menyebabkan kadar garam naik yang dapat menyebabkan akar tanaman tersebut terbakar. Hindari juga untuk memberi pupuk pada aglonema yang sedang stres.
Selain itu, tanaman yang tumbuh di dalam pot bisa berhenti tumbuh jika sudah terlalu lama berada di pot yang sama, jenuh, atau terdekomposisi. Hal ini disebabkan karena akarnya tak bisa tumbuh atau mati. Saat ukuran tanaman sudah tidak sesuai dengan ukuran pot, kamu perlu mengganti potnya.
Pada dasarnya, aglonema bukanlah tanaman yang tumbuh dengan cepat. Untuk merawat aglonema, kamu hanya perlu mengganti potnya sebanyak setiap dua atau tiga tahun sekali.
Akan tetapi, hal ini juga tergantung dari seberapa baik kamu merawat aglonema. Jika kamu memberi nutisi yang baik, menyiraminya dengan benar, dan menyediakan cahaya matahari yang cukup, ada kemungkinan bahwa tanaman ini akan tumbuh lebih cepat. Jadi, perhatikan baik-baik pertumbuhan aglonema kamu.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




