FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Tagar Boikot Genshin Impact Ramai di Twitter, Ini Penjelasannya

Falcon Advertising - 

Tagar #BoycottGenshin tiba-tiba ramai di kolom trending Twitter Indonesia. Berdasarkan pantauan Suara.com pukul 15.44 WIB, tagar terkait game Genshin Impact ini telah dicuitkan hingga 50,5 ribu dan masuk ke peringkat tiga kolom trending.

Menurut penelusuran, tagar #BoycottGenshin bermula dari seorang pengguna Twitter @kaexiaobf. Ia melampirkan dua foto yang berisi daftar email dan satu foto yang berisi penyebab Genshin Impact diprotes pengguna.

“Berikut adalah template email yang dapat anda salin dan tempel untuk mengatasi masalah tersebut, dan email yang sebenarnya! Template bisa di-copy paste di reply, jika ada sesuatu yang perlu ditambahkan atau tidak benar tolong beritahu saya!” tulis @kaexiaobf.

Sebagai penjelasannya, pengguna tersebut memberi tahu kalau beberapa waktu belakangan banyak penggemar game Genshin Impact mendapatkan beberapa masalah dalam game. Adapun poin masalah yang didebatkan adalah rasisme, pedofil, masalah keamanan, penundaan konten.

Untuk poin rasis, pengguna mengeluhkan bahwa game Genshin Impact menciptakan karakter musuh dalam dari kelompok Hilichurl.

Baca Juga  Usai Demo Tak Berani Pulang ke Rumah, Karena Tupperware Hilang

Beberapa pengguna berpendapat bahwa Hilicurl berasal terinspirasi dari karakter masyarakat adat tertentu.

Selain Hilichurl, para penggemar juga mendapatkan banyak karakter dalam game yang dominan berkulit pulih. Sementara untuk karakter kulit hitam hanya disediakan dalam dua tokoh, itu pun dipandang sebagai karakter antagonis yang bersifat licik dan jahat.

“Ini berbahaya bagi pemain dengan kulit yang lebih gelap dan membuat konsep bahwa seorang kulit gelap dipandang lebih rendah dibanding kulit putih,” tulis surat tersebut.

Kemudian poin kedua disebutkan sebagai masalah pedofil. Ada salah satu karakter game dewasa yang dilukiskan menyatakan jatuh cinta kepada karakter bernama Flora, di mana ia digambarkan sebagai anak kecil.

Kisah karakter tersebut dinilai pengguna game sebagai bagian dari promosi pedofilia. Mereka menyarankan pengembang untuk mengubah kisah tersebut.

Poin ketiga adalah masalah keamanan. Banyak pengguna game yang berulang kali meminta two-factor authentication ketika memulai login di Genshin Impact demi menambah tingkat keamanan.

Foto tersebut menuliskan bahwa tidak adanya otentikasi tersebut sangat berisiko mudah diretas dan mengacaukan akun mereka. Pengguna juga menyebut MiHoYo selaku pengembang sama sekali tidak bertindak ketika adanya tindakan peretasan akun.

Baca Juga  5 Olahan Kue Tradisional Menyambut Natal dari Berbagai Negara

Poin terakhir yang diprotes adalah content push. Banyak pengguna yang mengeluhkan pembaruan konten Genshin Impact cenderung lambat dihadirkan.

MiHoYo dituduh telah menunda beberapa pembaruan seperti alur cerita, peta, dan karakter baru. Pengguna mengklaim bahwa tindakan ini dilakukan agar perusahaan memperoleh lebih banyak keuntungan.

Meski begitu, beberapa pengguna Genshin Impact juga tidak mempermasalahkan poin-poin tersebut. Sebagian pengguna justru menggunakan tagar #DoBetterMiHoYo sebagai kritik ke pengembang game.

Sumber : Asaljeplak.my.id

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat