FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Sulit Dipetik, Bunga Edelweis Adalah Simbol Keabadian Yang Perlu Dilestarikan

Falcon Advertising - 

Bunga lambang keabadian yang tumbuh di gunung dengan karakter gunung berapi ini dikenal dengan nama edelweiss. Tak sedikit yang mengenalnya dengan bunga senduro dan memiliki nama ilmiah Anaphalis javanica.

Banyak pendaki gunung dan undang-undang konservasi melarang tindakan memetik bunga liar ini. Ya, tanaman ini menjadi idola karena filosofinya menggambarkan karakter hidupnya.

Bunga edelweis tidak boleh dipetik sembarangan, namun wisatawan bisa menikmatinya dan menyimpan keabadian dalam foto. Padahal, bunga edelweis diperkirakan berumur lebih dari 100 tahun.

Melansir Kompas, Kamis 17 Juni tercatat dalam catatan Amir Hamzah dan M. Toha dalam The Moutain Flora of Java terdapat bunga edelweis di Gunung Sumbing, Jawa Tengah, dengan tinggi 8 meter dan diameter 15 meter. sentimeter.

Seorang ahli botani Jerman, Von Faber, juga meneliti perkembangan dan akar edelweiss. Bunga ini berkembang secara mendatar dan menyukai lapisan tanah dekat permukaan. Akarnya berupa mikoriza atau jamur sehingga membutuhkan oksigen untuk asimilasi.

Tumbuhan ini sangat populer, dan ditemukan di sejumlah gunung berapi di Indonesia yang masih aktif atau tidak. Seperti di puncak Alun-alun Suryakencana, Gunung Gede Pangrango, Gunung Sumbing menuju puncak, Savana 2 di Gunung Merbabu, dan Gunung Lawu.

Baca Juga  Gegerkan Publik, Inilah Deretan Kisah Pria Apes yang Nikahi Wanita Ternyata Waria

Bunga edelweis disebut sebagai bunga abadi, selain memiliki umur yang panjang, juga memiliki masa berbunga hingga 10 tahun. Hal ini dilatarbelakangi oleh hormon etilen pada bunga yang dapat mencegah rontoknya kelopak bunga.

Ini mekar di akhir musim hujan dan selama berbulan-bulan dengan sinar matahari yang cukup intens. Nah, kenapa bunga edelweis bisa membuat orang terobsesi untuk memajangnya di rumah atau memetiknya?

Meski dilarang, pendaki gunung bisa mendapatkan bunga edelweis yang dijual oleh warga sekitar gunung. Di Bromo, misalnya, warga sekitar membudidayakan bunga edelweis untuk menjaga kelestarian sekaligus memenuhi kebutuhan upacara adat.

Bagi Anda yang tertarik namun tidak diperbolehkan memetik bunga edelweis liar, maka Anda bisa membelinya dari warga sekitar kawasan Tengger. Pastikan bunga tersebut merupakan hasil budidaya. Nah, untuk menikmati bunga-bunga liar, Anda bisa membawa kamera dan mengambil banyak gambar.

Slogan pendaki gunung patut dipraktikkan, slogan ‘Di gunung, jangan tinggalkan apa pun selain jejak kaki, jangan bunuh apa pun selain waktu, dan jangan ambil apa pun selain gambar’.

Baca Juga  Yuk Belajar Sindrom yang Takut Dikomentari Orang, FOPO

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat