Film “Decision to Leave” karya sutradara Korea Park Chan-wook gagal masuk daftar final nominasi untuk Film Fitur Internasional Terbaik di Academy Awards pada Selasa malam, meskipun para kritikus mengatakan gagal dari daftar nominasi Oscar bukan berarti pekerjaan Park adalah tidaklah baik.
Selama pengumuman nominasi berlangsung untuk Academy Awards ke-95 pada Selasa malam waktu Korea, “Decision to Leave” Park tersingkir dari lima nominasi terakhir.
Variety, The Los Angeles Times, dan The Hollywood Reporter semuanya telah meramalkan bahwa “Decision to Leave” akan masuk dalam daftar, tetapi ramalan tersebut tidak terjadi Selasa kemaren.
Banyak yang mengecam Academy atas keputusan mereka untuk menyingkirkan film Park, dan segerombolan penggemar film memprotes langkah tersebut di media sosial.
Pers asing juga dengan Associated Press melaporkan bahwa “salah satu kejutan terbesar tahun ini adalah bahwa noir romantis terkenal Park dikecualikan,” dan Variety mengatakan bahwa “Akademi telah mengabaikan Park.”
“Ini adalah kesempatan yang terlewatkan untuk memberikan momen Oscar yang terlambat kepada salah satu sutradara paling andal dan terkemuka di panggung global,” tulis Variety.
“Decision to Leave’ Park Chan-wook direndahkan di Oscar secara keseluruhan, dan terutama di Best International Feature, dan itu benar-benar membuat frustrasi,” tulis kritikus film Amerika Isaac Feldberg di akun Twitter-nya. “Hanya sebuah karya seni yang hebat di setiap bidang yang bisa dibayangkan.”
Lynda Obst, seorang produser film terkenal Amerika, menggemakan komentar Feldberg.
“‘Decision to Leave’ sejauh ini merupakan film internasional terbaik tahun ini, salah satu film terbaik tahun ini dan sutradara Park adalah salah satu dari lima sutradara teratas di dunia, menurut pendapat saya,” tulis Obst. “Ini adalah satu-satunya kelalaian yang saya pedulikan.”
Kritikus mengatakan bahwa Academy Awards meminta perubahan mendasar dalam cara mendekati masalah yang tidak konvensional.
Oscar terkenal disebut sebagai “acara penghargaan lokal” oleh sutradara Korea Bong Joon-ho di masa lalu. Kim mengatakan bahwa kesenjangan relatif dalam kesadaran Asia dan benua lain oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences tercermin dalam daftar nominasi organisasi.
“Akademi dikenal lebih menyukai elemen-elemen seperti popularitas dan daya tarik massa daripada seni yang sebenarnya,” kata Kim.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




