FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Pernahkah kamu mendengar suara adzan di tengah malam? Pertanda apa?

Falcon Advertising - 

Kenapa ada suara adzan jam 3 pagi? Wakil Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof Syamsul Bakri mengatakan bahwa suara adzan sebelum subuh kerap terjadi di sejumlah wilayah. Bahkan, adzan yang dikumandangkan dini hari sebelum memasuki waktu subuh ini tidak hanya terjadi di daerah di Indonesia saja, tetapi juga di beberapa negara lainnya.

“Pada prinsipnya seluruh adzan itu boleh dikumandangkan setelah masuk waktu shalat, kecuali Subuh,” terang Prof Syamsul.
“Subuh pengecualian. Mengapa? Karena waktu Subuh itu kan waktu setelah orang itu melakukan aktivitas yang disebut tidur. Tidur kan tidak sadar, perlu dibangunkan dan sebagainya. Maka khusus Subuh diperbolehkan adzan sebelum waktunya Subuh,” kata dia.

Di beberapa daerah, adzan tersebut dikenal sebagai adzan awal, nanti akan ada adzan lagi setelah memasuki waktu shalat Subuh.

“(Adzan awal) tujuannya ya untuk membangunkan agar orang siap-siap subuh karena kondisi peralihan dari tidur ke terjaga. Dan dibolehkan dalam agama,” ucap Prof Syamsul.

Adzan awal ini biasanya dikumandangkan setelah masuk dini hari, artinya sudah melewati tengah malam.

Baca Juga  Warning! Situasi India Memburuk, Tapi Bukan Karena Covid

“Biasanya sampai 1 jam sebelum subuh itu,” tandas Prof Syamsul.

Kendati demikian, adzan awal sebelum memasuki waktu salat ini bukan merupakan tanda untuk menunaikan shalat Subuh.

“Itu adzan awal, bukan pertanda masuk waktu Subuh. Termasuk jika orang sedang sahur bukan berarti harus sahurnya harus berhenti,” tambahnya.

Dilansir dari NU Online, khusus untuk shalat Subuh adzan awal dapat dilakukan sebelum masuk waktunya subuh namun setelah lewat tengah malam. Hal tersebut dilakukan karena ketika masuk waktu shalat Subuh orang-orang masih dalam keadaan tidur. Bahkan beberapa di antara mereka ada dalam keadaan junub dan berhadas. Oleh karena itu, dibutuhkan adzan sebelum masuk waktunya agar ada persiapan bagi mereka untuk melakukan shalat Subuh.
Berbeda dengan shalat-shalat yang lain, dimana saat masuknya waktu shalat orang-orang dalam keadaan terjaga sehingga tidak dibutuhkan persiapan.
Sementara itu, Imam Nawawi di dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab menyampaikan pendapat bahwa para ulama di kalangan mazhab Syafi’i menganggap sunah hukumnya melakukan dua kali adzan untuk shalat Subuh. Adzan pertama dilakukan sebelum terbitnya fajar (sebelum masuk waktu Subuh) dan yang kedua setelah terbitnya fajar (setelah masuk waktu Subuh). Bila adzan subuh hanya dicukupkan sekali saja, maka bisa dilakukan sebelum atau setelah terbitnya fajar. Namun adzan subuh yang dilakukan setelah terbitnya fajar lebih utama dari pada yang dilakukan sebelum fajar.

Baca Juga  Trump sebut medsos pemecah belah bangsa

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat