Puasa Intermiten (IF) adalah salah satu jenis diet penurunan berat badan yang paling populer saat ini.
Pola makan yang mirip dengan puasa beberapa jam ini memiliki berbagai manfaat antara lain menurunkan berat badan, mencegah diabetes, dan mengurangi risiko kanker.
Banyak yang mulai berlatih IF mengatakan itu membantu mereka untuk lebih menikmati makanan serta memahami perbedaan antara lapar dan keinginan.
Namun jenis diet ini tidak cocok untuk semua orang apalagi untuk ibu hamil dan mereka yang menderita kelainan makan.
Ini karena ada beberapa efek samping bagi mereka yang mempraktikkan diet jenis ini.
- Hipoglikemik
Bagi mereka yang baru saja terbiasa IF, mereka mungkin mengalami hipoglikemik atau kondisi di mana kadar gula darah sangat rendah.
Hal ini juga dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala, detak jantung meningkat, pusing dan mual.
“Ketika Anda tidak makan, tubuh membakar glikogen (glukosa yang disimpan) di hati dan otot, lalu mulai membakar lemak,” kata ahli gizi Frances Largeman-Roth.
Namun, kondisi tersebut hanya terjadi pada tahap awal dan setelah itu tubuh akan mulai beradaptasi.
- Mengurangi mengidam
Frances menuturkan, mereka yang mempraktikkan deit ini mampu menjaga keseimbangan gula darah yang lebih baik karena IF memaksa seseorang untuk berhenti makan pada waktu-waktu tertentu.
IF juga meningkatkan rasa kenyang melalui produksi hormon pengurang nafsu makan. Sebuah studi pada tahun 2019 juga menemukan bahwa diet ini dapat membantu menurunkan kadar ghrelin – hormon yang merangsang rasa lapar, terutama pada individu dengan obesitas.
Ini juga meningkatkan kemampuan seseorang untuk membakar karbohidrat dan lemak untuk diubah menjadi energi.
- Meningkatkan sensitivitas insulin
Sebuah studi pada tahun 2018 menemukan bahwa pria dengan pradiabetes yang mengikuti IF meningkatkan sensitivitas insulinnya sekaligus mengelola gula darah dengan lebih baik.
Ini karena setiap kali Anda makan, tubuh melepaskan hormon insulin untuk mentransfer gula dari aliran darah ke sel-sel di dalam tubuh untuk diubah menjadi energi.
Namun, penderita diabetes yang bergantung pada suntikan insulin harus mencari nasihat medis sebelum menjalankan diet ini karena dapat mempengaruhi efek obat.
- IF dan olah raga
Puasa dan olah raga bukanlah suatu masalah tetapi harus dilakukan secara sistematis agar tidak cepat kehilangan tenaga.
Mereka yang menjalani IF disarankan untuk melakukan olahraga yang lebih ringan, terutama saat baru mencoba diet agar tubuh menyesuaikan. Waktu terbaik untuk berolahraga adalah di awal atau akhir IF.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




