FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Pariwisata Diprediksi Bangkit pada 2024, Infrastruktur Digital Harus Disiapkan

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan, Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) telah memprediksi bahwa di tahun 2024 industri pariwisata baru bisa kembali normal seperti tahun 2019.

Penerbangan domestik juga diprediksi kembali seperti sedia kala pada awal tahun 2022, namun tetap baru akan optimal di tahun 2024. Sementara, penerbangan internasional diprediksi baru mulai membaik di akhir tahun 2023 dan akan optimal 2026.

“Kami melihat prediksi itu. Jadi dari 2024 sampai 2026 memang sepertinya cukup reasonable, karena kondisi pariwisata akan sangat tergantung pada kondisi pengendalian pandemi,” ujar Wamen Angela dalam opening Kongres VI IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia).

Meski demikian, pembangunan infrastruktur harus sudah mulai digalakkan karena pandemi membuat banyak perubahan dalam pola hidup masyarakat selama dua tahun terakhir, seperti masifnya penggunaan teknologi digital dalam segala bentuk aktivitas pariwisata.

Wamen Angela menambahkan, saat ini kondisi pariwisata di Indonesia masih cukup diuntungkan dengan adanya turis domestik untuk membantu pemulihan dalam jangka pendek, walalupun sempat menutup kedatangan wisatawan dari luar.
“Kita melihat kecenderungan di berbagai negara juga banyak warganya yang berwisata di negara masing-masing. Kita beruntung karena Indonesia memiliki pangsa pasar domestik yang cukup besar. Sebelum pandemi 2019, kontribusi dari wisatawan domestik sendiri lebih dari Rp307 triliun, dengan pergerakan 280 juta wisatawan,” sambungnya.

Baca Juga  Ini Tempat Wisata Lebaran yang Selalu Ramai di Bengkulu dan Bisa Jadi Referensi Libur Lebaran

Mengakselerasi percepatan pemulihan sektor pariwisata tersebut, Angela menyebutkan saat ini sektor pariwisata harus didukung dengan percepatan teknologi digital yang juga menjadi tren baru masyarakat melakukan aktivitas ekonomi.

“Kedua kita melihat, bahwa pandemi mengakselerasi digitalisasi. Jadi ke depannya memang kita harus betul-betul memanfaatkan momentum digitalisasi,” lanjut Angela. Menurutnya tren digitalisasi harus dimanfaatkan para pelaku UMKM di sektor pariwisata untuk mengikuti perkembangan. “Ke depannya untuk para pelaku usaha di pariwisata di Indonesia juga sudah harus aware dan melek akan hal ini. Ke depan pariwisata berbasis digital itu betul-betul sangat berpengaruh,” pungkasnya.

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat