Rentang gula darah normal pada anak-anak dan lansia secara umum tidaklah berbeda dengan orang dewasa.
Namun, kadar gula darah anak-anak cenderung mudah berubah bila dibandingkan dengan orang dewasa.
Inilah mengapa anak-anak lebih rentan mengalami penurunan kadar gula darah hingga ke tingkat yang sangat rendah alias hipoglikemia.
Biasanya, anak-anak yang paling rentan mengalami hipoglikemia ialah yang memiliki penyakit diabetes tipe 1.
Jenis pemeriksaan gula darah
Anda dapat mengetahui berapa kisaran kadar gula darah yang normal dalam berbagai situasi melalui pemeriksaan secara medis ataupun mandiri.
Berikut beberapa jenis pemeriksaan gula darah untuk mendiagnosis penyakit diabetes melitus.
1. Gula darah puasa (GDP)
Gula darah puasa merupakan rentang kadar gula darah yang normal sebelum makan.
Pemeriksaan ini juga berguna untuk memeriksa apakah Anda berisiko prediabetes atau diabetes.
Sebelum melakukan tes gula darah puasa, Anda diharuskan berpuasa selama 8 jam.
Berikut ini merupakan kriteria kadar gula darah normal dari tes gula darah puasa:
- Normal (tidak menderita diabetes): di bawah 100 mg/dL.
- Prediabetes: 100-125 mg/dL.
- Diabetes: 126 mg/dL atau lebih.
2. Tes toleransi glukosa oral (TTGO)
Tes toleransi glukosa oral (TTGO) bertujuan untuk mendiagnosis diabetes melitus atau resistensi insulin.
Pemeriksaan ini juga menentukan apakah sel-sel tubuh mengalami kesulitan dalam memanfaatkan glukosa.
Dokter akan meminta Anda untuk berpuasa selama 8 – 12 jam. Setelah itu, Anda akan meminum larutan gula sebanyak 75 mL.
Pada pemeriksaan ini, dokter memeriksa gula darah Anda sebelum dan sesudah meminum larutan gula.
Berikut ini merupakan kriteria batas kadar gula darah yang normal dari hasil TTGO.
- Normal (tidak menderita diabetes): di bawah 140 mg/dL.
- Prediabetes: 140-199 mg/dL.
- Diabetes: 200 mg/dL atau lebih.
3. Gula darah sewaktu (GDS)
Tes gula darah sewaktu atau dikenal juga dengan GDS dapat dilakukan kapan saja sepanjang hari.
Tes ini berguna untuk mengetahui kisaran kadar gula darah seseorang selama satu hari dan tidak berpatokan pada rentang waktu tertentu.
Berikut ini merupakan kriteria kadar gula normal dari hasil yang ditunjukkan oleh tes GDS.
- Normal (tidak menderita diabetes): di bawah 200 mg/dL.
- Diabetes: 200 mg/dL atau lebih.
4. HbA1c
Pemeriksaan HbA1c digunakan untuk mendiagnosis diabetes karena HbA1c menggambarkan rata-rata kadar gula darah selama tiga bulan terakhir.
Kriteria hasil tes HbA1c yakni sebagai berikut.
- Normal (tidak menderita diabetes): kurang dari 5,7%.
- Prediabetes: 5,7-6,4%.
- Diabetes: 6,5% atau lebih.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




