KAMALA Devi Harris mengukir sejarah saat menjadi wanita pertama yang terpilih sebagai wakil presiden Amerika Serikat.
Senator berusia 56 tahun dari California itu awalnya bersaing untuk kursi presiden dari Donald Trump tetapi wanita itu kalah dari Joe Biden.
Joe yang memperebutkan tiket partai Demokrat kemudian mengumumkan Kamala sebagai wakil presiden jika mereka menang.
Kamala, bukan hanya wanita Afrika-Amerika tetapi orang Asia-Amerika pertama yang diangkat ke posisi tertinggi kedua.
Siapakah Kamala Harris?
Kamala lahir di Oakland, California – orang tuanya juga imigran; ibunya Shyamala Gopalan berasal dari India sedangkan ayahnya, Donald J. Harris dari Jamaika.
Setelah orang tuanya bercerai, Kamala diasuh oleh ibunya yang merupakan peneliti kanker dan aktivis hak-hak sipil.
Kamala dibesarkan dalam budaya komunitas India tetapi masih fokus pada budaya Afrika-Amerika sepanjang waktunya bersama adik perempuannya, Maya, yang dibesarkan di Oakland.
“Ibu saya benar-benar mengerti bahwa dia membesarkan dua anak perempuan kulit hitam.
“Ibu tahu bahwa di tempat tinggalnya (AS), dia bertekad untuk memastikan kami tumbuh menjadi wanita kulit hitam yang percaya diri dan bangga akan siapa kami,” tulisnya dalam buku otobiografinya, The Truths We Hold.
Kamala dididik di Howard University, salah satu universitas paling terkenal di Amerika dan mengatakan bahwa selama studinya, institusi tersebut telah membentuk siapa dia saat ini.
Kamala mengatakan dia tidak pernah merasa terancam tentang siapa dirinya, tetapi dia berpikir bahwa politik tidak boleh dikategorikan berdasarkan warna kulit atau latar belakang mereka.
“Mungkin seseorang akan mencoba memahami siapa aku, tapi aku tahu siapa aku sebenarnya,” jelasnya.
Terpilihnya Kamala sebagai wakil presiden Amerika Serikat cukup membuat masyarakat India bangga atas prestasinya.
Bahkan ada yang melepaskan tembakan dan menyalakan petasan sebagai tanda kebanggaan bagi Kamala, khususnya di Thulasendrapuram, Tamil Naidu, tempat kelahiran ibunya.
Sebagai ungkapan rasa syukur, ada yang mengunjungi kuil untuk berdoa selain menggantungkan poster wajah Kamala sebagai tanda bangga terhadapnya.
“Ini adalah penghargaan untuk semua wanita,” kata seorang ibu rumah tangga, Arul Mozhi Sudhakar, kepada AFP.
Pamannya, Balachandran Gopalan yang juga seorang akademisi, mengatakan ibu Kamala yang meninggal dunia pada 2009 itu pasti akan bangga dengan prestasi perempuan tersebut jika almarhum masih hidup.
Balachandran juga mengatakan seluruh keluarga besarnya akan berkumpul di Washington termasuk dari India, Kanada dan Meksiko untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut nanti.
Namun, dunia Muslim menilai bahwa Kamala tidak memiliki peran untuk dimainkan, terutama dalam membela nasib rakyat Palestina karena ia memiliki ikatan dengan bangsa.
Pasalnya, Kamala menikah dengan Doug Emhoff, 56, yang juga seorang Yahudi pada 2014.
Joe Biden dan Kamala akan memulai tugas resminya pada 20 Januari 2021.
Sebelum terlibat dalam politik, Kamala bertugas di Kantor Kejaksaan Distrik Alameda dan menjabat sebagai hakim di San Francisco pada tahun 2003.
Kamala juga wanita Afrika-Amerika pertama yang menjabat sebagai Jaksa Agung California dan petugas penegak hukum tertinggi.
Dalam dua periode sebagai Jaksa Agung, Kamala mendapatkan reputasi sebagai salah satu bintang utama Demokrat. Momentum ini dimanfaatkan untuk mendorong pemilihannya sebagai senator di California pada 2017.
Ketika dia mencalonkan diri sebagai presiden dalam kampanye yang dihadiri lebih dari 20.000 orang di Oakland, California awal tahun lalu, rencana itu terlaksana dengan antusias.
Namun, kegagalannya memunculkan kampanye yang jelas terutama terkait dengan perencanaannya tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan dan kesehatan telah mematikan mimpinya menjadi presiden.
Namun bagi Kamala, terpilihnya dirinya sebagai wakil presiden juga cukup luar biasa.
“Mungkin saya wanita pertama yang berada di posisi ini, tapi saya juga bukan yang terakhir karena semua gadis yang menonton akan menyadari bahwa ini adalah negara yang penuh dengan peluang,” ujarnya.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




