Dikutip dari Indenpendent, hasil studi ini disimpulkan setelah peneliti dari Dartmouth College di Amerika Serikat menggunakan analisis olahraga dan perangkat lunak statistik untuk membandingkan video dan gambar diam dari simpanse dan monyet kecil yang memanjat di alam liar.
Peneliti menemukan, hewan-hewan tersebut memanjat pohon dengan cara yang sama, dengan bahu dan siku sebagian besar ditekuk dekat dengan tubuh. Namun ketika turun, simpanse menjulurkan tangannya ke atas kepala untuk berpeganggan pada dahan seperti orang yang sedang menuruni tangga.
Pengamatan ini ternyata sangat penting untuk mengetahui perbedaan anatomi pada kera dan monyet yang akhirnya diturunkan pada manusia.
Luke Fannin, penulis pertama studi dan seorang mahasiswa pascasarjana di program Ekologi, Evolusi, Lingkungan dan Masyarakat Dartmouth, mengatakan bahwa temuan ini merupakan temuan pertama yang mengidentifikasi pentingnya “proses turun” dalam evolusi kera dan manusia purba.
“Proses turun saat pendakian merupakan tantangan fisik yang sangat besar mengingat ukuran kera dan manusia purba karena adanya risiko terjatuh,” papar Fannin.
Kera pertama berevolusi 20 juta tahun yang lalu di hutan, di mana mereka memanjat pohon untuk mendapatkan makanan, lalu kembali turun untuk berpindah ke pohon berikutnya.
“Turun dari pohon menghadirkaan segala macam tantangan baru. Kera besar tidak boleh terjatuh karena dapat terluka atau bahkan mati,” terang Jeremy DeSilva, rekan penulis studi.
Ini yang kemudian membuat anatomi tubuh manusia berevolusi sehingga memungkinkan mereka turun dengan aman.
Peneliti berpendapat bahwa bahu dan siku fleksibel yang diturunkan dari nenek moyang kera memungkinkan manusia purba seperti Australopithecus memanjat pohon di malam hari dan turun di siang hari tanpa cedera.
Ketika Homo erectus dapat menggunakan api untuk melindungi diri dari predator malam hari, bentuk bahu manusia kemudian menjadi lebih lebar sehingga mampu menghasilkan sudut 90 derajat yang membuat mereka dapat menembak atau melempat tombak dengan sangat baik.
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




