FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Cara Menulis Iklan

Ciptakan tagline yang menarik perhatian. Buatlah kalimat yang pendek dan menyenangkan; kebanyakan produk tidak membutuhkan lebih dari enam atau tujuh kata. Jika Anda mengucapkannya dan terdengar sulit dicerna, ubahlah. Apapun kalimat yang Anda gunakan, seharusnya tagline Anda dapat menarik perhatian konsumen dan meyakinkan mereka bahwa produk Anda berbeda dari produk yang lain. Pertimbangkan untuk menggunakan:

  • Rima – “Aku dan kau, suka Dancow.”
  • Humor – “Gede sih… tapi rela bagi-bagi?”
  • Permainan kata – Every kiss begins with ‘Kay’
  • Imajinatif – Yellow Pages: “Biarkan jari-jari Anda yang berjalan”
  • Metafora – “Nyalakan merahmu”
  • Aliterasi – “Dag dig dug duer Daia”
  • Janji personal – Motel 6: “Kami nyalakan lampu untuk Anda”
  • Pernyataan merendahkan – Carlsberg beer memiliki sebuah papan di Kopenhagen bertuliskan, “Mungkin ini bir terbaik di kota”.

Buatlah iklan yang mudah diingat. Pesan Anda harus mudah diingat saat konsumen akan melakukan pembelian. Jika iklan Anda menggunakan kata-kata umum (contohnya, “baru dan lebih baik,” “dijamin,” atau “bonus” – ada yang lain?), iklan Anda tidak akan dapat dibedakan dengan yang lain. Terlebih, pendengar sangat terbiasa dengan kata-kata iklan sampai-sampai mereka tidak mendengarkannya lagi. (Coba lihat Tom Waits’s Step Right Up untuk mendengarkan kata-kata tidak bermakna yang digabungkan menjadi sebuah iklan.)

  • Apa yang konsumen pikirkan tidak sepenting apa yang mereka rasakan. Jika mereka merasa senang dengan merek Anda, berarti Anda telah melakukan pekerjaan Anda.
  • Kagetkan pembaca agar mereka memperhatikan, terutama ketika Anda memiliki pesan yang panjang. Contohnya, iklan yang panjang tentang lingkungan ini tidak akan menarik perhatian jika tidak menggunakan tagline yang penuh konfrontasi; jika pembaca ingin mengetahui arti lelucon tersebut, mereka harus membaca lebih lanjut.
  • Perhatikan perbedaan antara menghibur dan kontroversial. Menggunakan lelucon praktis untuk menarik perhatian adalah metode yang umum, tetapi jangan melewati batas – Anda ingin produk Anda dikenal karena fungsinya, bukan karena iklan berselera rendah.
Baca Juga  7 Jenis Iklan Luar Ruang yang Wajib Dicoba untuk Bisnis Anda!

Gunakan teknik yang persuasif. Ingat bahwa persuasif tidak sama dengan “meyakinkan”. Intinya adalah bagaimana membuat konsumen merasa produk Anda lebih baik daripada produk lain. Bagi kebanyakan orang, apa yang mereka rasakan menentukan apa yang mereka beli. Di bawah ini adalah beberapa metode yang telah terbukti membuat iklan terus diingat. Antara lain:

  • Pengulangan: Buat produk Anda diingat dengan mengulangi elemen kunci. Orang sering kali harus mendengar nama Anda berulang kali sebelum mereka sadar bahwa mereka pernah mendengarnya (lagu iklan pendek adalah salah satu cara untuk melakukan hal ini walau kadang jika berlebihan, akan terdengar menjengkelkan). Jika Anda menggunakan metode ini, carilah cara yang lebih kreatif dan jangan lakukan pengulangan terlalu jelas seperti yang digunakan dalam iklan Budweiser (“bud-weis-er-bud-weis-er-bud-weis-er”). Orang berpikir mereka benci pengulangan, tetapi mereka mengingatnya dan dengan begitu, Anda telah melakukan setengah pekerjaan Anda.
  • Nalar: Menantang konsumen untuk mencari alasan untuk “tidak” menggunakan produk atau layanan.
  • Humor: Membuat konsumen tertawa akan membuat Anda lebih disukai dan diingat. Cara ini sangat baik dikomunikasikan dengan kejujuran. Anda bukan bisnis yang paling populer dalam industri? Iklankan bahwa antrian Anda lebih pendek.
  • Desakan waktu: Meyakinkan konsumen bahwa waktu sangat sempit. Tawaran terbatas waktu, jual cepat, dan promosi semacamnya adalah cara yang paling umum untuk melakukan hal ini. Tetapi, sekali lagi, jangan menggunakan kata-kata tidak bermakna yang akan cepat dilupakan calon konsumen Anda.

Kenali konsumen Anda. Bahkan iklan yang paling cerdas tidak akan efektif apabila tidak menarik perhatian konsumen. Apakah Anda membidik konsumen dengan usia tertentu? Apakah Anda mengincar orang dengan pendapatan tertentu? Atau Anda mencari populasi konsumen dengan ketertarikan khusus? Terus periksa kecocokan iklan Anda dengan konsumen target Anda – apakah mereka akan merespon iklan ini?

  • Tetap pikirkan tentang konsumen Anda saat Anda mengembangkan tampilan dan nada iklan. Ingatlah: iklan harus menarik perhatian konsumen dan hindari menyinggung perasaan atau menggurui mereka. Anak-anak umumnya membutuhkan stimulus lebih, artinya Anda harus mendapatkan perhatian mereka di berbagai level (warna, suara, dan gambar). Remaja menyukai humor dan merespon tren dan pengaruh teman. Orang dewasa akan lebih teliti dan merespon kualitas, humor yang cerdas, dan nilai yang ditawarkan produk.
Baca Juga  Advertising Agency Riau

Cari cara untuk menghubungkan keinginan konsumen dengan iklan Anda. Lihat kembali strategi Anda. Pastikan Anda berkonsentrasi pada fitur produk Anda yang paling menarik. Kenapa produk Anda menarik? Apa yang membuatnya berbeda dengan produk-produk yang serupa? Apa yang paling Anda sukai dari produk tersebut? Pertanyaan-pertanyaan ini adalah langkah-langkah yang baik untuk mengawali iklan Anda.

  • Tanyakan kepada diri Anda sendiri apakah produk atau layanan Anda menginspirasi. Apakah Anda menjual produk yang akan membuat konsumen merasa status sosial dan ekonomi mereka menjadi lebih baik? Contohnya, Anda mungkin menjual tiket pesta penggalangan dana yang dirancang agar terasa elegan dan mewah walaupun harga tiket jauh di bawah harga yang mampu dibayar konsumen kelas atas. Jika Anda memang menjual produk yang menginspirasi, buatlah iklan yang memancarkan kemewahan.
  • Tentukan apakah produk yang Anda jual berfungsi sebagai alat yang umum. Jika Anda menjual penyedot debu, dirancang untuk membuat hidup konsumen lebih mudah, gunakan taktik yang lain. Jangan menekankan kemewahan, berkonsentrasilah pada bagaimana produk Anda memberikan kesempatan bersantai dan ketenangan pikiran untuk konsumen Anda.
  • Apakah ada kebutuhan yang tidak terpenuhi, stres di dalam pikiran konsumen, yang dapat menciptakan pasar untuk produk Anda? Lakukan analisis kesenjangan kebutuhan terhadap produk Anda.
Baca Juga  Mengenal Perbedaan Reklame Berdasarkan Jenis Medianya

Pastikan seluruh informasi yang relevan tercantum. Jika konsumen Anda perlu mengetahui lokasi, nomor telepon, atau situs web Anda (atau seluruhnya) untuk mengakses produk Anda, cantumkan informasi tersebut di dalam iklan Anda. Jika Anda mengiklankan sebuah acara, cantumkan lokasi, tanggal, waktu, dan harga tiket.

  • Elemen yang paling penting adalah “perintah aksi”. Apa yang harus segera dilakukan konsumen setelah melihat iklan Anda? Pastikan mereka tahu!

Putuskan kapan dan di mana iklan Anda muncul. Saat Anda mengiklankan sebuah acara, mulai promosikan acara Anda minimum 6 sampai 8 minggu sebelumnya jika target pengunjung Anda lebih dari 100 orang; jika kurang dari itu, mulailah iklan Anda 3 sampai 4 minggu sebelumnya. Jika Anda mengiklankan sebuah produk, pikirkan kapan konsumen akan paling membutuhkan produk Anda. Contohnya, jika Anda mengiklankan penyedot debu, mungkin produk Anda akan terjual lebih mudah saat musim panas, ketika orang-orang melakukan spring cleaning (tradisi membersihkan rumah besar-besaran populer di Eropa dan Amerika Utara)

Sumber

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat