FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

CARA ASYIK BERWISATA KE KEPULAUAN SERIBU

Wisata Kepulauan Seribu merupakan salah satu wisata bahari favorit baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Lokasinya yang dekat dengan ibu kota sehingga mudah dijangkau menjadi salah satu alasan Kepulauan Seribu selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Kegiatan yang bisa dilakukan pun cukup beragam, mulai dari wisata bawah laut, konservasi, hingga sejarah. Kepulauan Seribu sendiri terbagi ke dalam kategori pulau berpenduduk, resort, dan konservasi. Pulau berpenduduk biasanya memiliki fasilitas yang cukup memadai dan cocok buat kamu yang ingin berwisata dengan budget rendah atau ala backpacker.

Sementara itu, pulau resort berukuran lebih kecil dan terkesan lebih privat sebab pulau-pulaunya tidak berpenduduk dan dikelola secara pribadi. Karenanya, harga yang ditawarkan pun lebih mahal dan kamu harus mengantongi izin dari pengelola atau melalui agen wisata Kepulauan Seribu. Nah, kalau pulau konservasi memang diperuntukkan bagi konservasi alam sehingga kelestarian bawah lautnya tetap terjaga.

Meski tidak mencapai seribu, pilihan pulau yang bisa kamu kunjungi dari kategori-kategori di atas cukup banyak dan bisa disesuaikan dengan budget serta tujuan kamu. Hanya saja, saat pandemi COVID-19 melanda, kalian mungkin harus menunda rencana wisata ke pulau tersebut mengingat wisata Kepulauan Seribu harus ditutup untuk sementara waktu.

Setelah tutup beberapa bulan ke belakang, pemerintah akhirnya kembali membuka wisata Kepulauan Seribu pada tanggal 13 Juni 2020 lalu. Keputusan pembukaan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 131 tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan COVID-19 di Sektor Usaha Pariwisata Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, dibukanya wisata tersebut dibarengi dengan sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti baik oleh wisatawan serta para pemilik usaha dan pekerja. Kapasitas wisatawan pun dibatasi maksimal 50 persen dari kuota biasanya.

Baca Juga  Gunung Padang: Gunung atau Piramida?

Lalu, apa saja yang perlu kamu tahu agar dapat berwisata Kepulauan Seribu dengan aman, nyaman, dan fun? Simak informasinya berikut ini!

Demi mencegah penular COVID-19 selama berwisata Kepulauan Seribu, para pengunjung diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Protokol tersebut meliputi keharusan memakai masker, mencuci tangan di tempat yang telah disediakan, menerapkan etika batuk dan bersin, menjaga jarak aman, dan menghindari menyentuh wajah. Wisatawan juga dilarang membawa anak di bawah lima tahun.

Protokol kesehatan tersebut mulai berlaku sejak pengunjung berada di dermaga Jakarta dan Tangerang. Karenanya, wisatawan akan melewati prosedur pengecekan suhu tubuh di dermaga asal mereka. Bila suhu tubuh di atas 37 derajat, wisatawan akan diminta kembali pulang atau diarahkan ke ambulan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Jika suhu normal, wisatawan bisa langsung mengantre di loket pembelian tiket dengan tetap menjaga jarak. Meski bisa membeli tiket secara langsung, wisatawan dianjurkan untuk berkoordinasi dengan travel agent sehingga tiket bisa dibeli secara online untuk mengurangi interaksi dengan banyak orang.

Selanjutnya, wisatawan akan diarahkan untuk menuju kapal yang akan ditumpangi. Jaga jarak juga diberlakukan selama menunggu kedatangan kapal dan memasuki kapal tujuan. Selain itu, wisatawan pun diharuskan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menaiki kapal. Setelahnya, di dalam kapal wisatawan tetap diharuskan menjaga jarak, memakai masker serta life jacket demi keselamatan.

Sesampainya di dermaga pulau tujuan, pengecekan suhu kembali dilakukan. Jika suhu normal, wisatawan akan diperbolehkan untuk pergi ke homestay. Namun, jika suhu di atas 37, mereka akan diarahkan ke Puskesmas/RSUD setempat (jika di pulau penduduk) atau fasilitas kesehatan terdekat (pulau resort).

Lebih lanjut, pengunjung yang ingin berwisata Kepulauan Seribu juga diwajibkan membawa surat keterangan sehat dari tempat asal mereka. Surat sehat tersebut nantinya akan ditunjukkan saat berada di dermaga Jakarta atau Tangerang.

Baca Juga  Anak Kena Sariawan, Atasi dengan Obat Ini!

Selain itu, penyemprotan disinfektan secara berkala juga dilakukan di dalam kapal penumpang, area wisata, homestay, dan sebagainya untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Per tanggal 13 Juni, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta mengumumkan delapan pulau di Kepulauan Seribu yang siap dibuka. Dalam kategori pulau berpenduduk, Pulau Pramuka dan Pulau Untung Jawa sudah bisa dikunjungi. Lalu untuk pulau resort, kamu bisa berwisata Kepulauan Seribu ke Pulau Ayer, Macan, Bidadari, Sepa, Pelangi, dan Putri.

Selain itu, ada juga Pulau Tidung (berpenduduk) yang sudah bisa kembali dinikmati setelah sempat ditutup pada 19 Juli lalu. Hal ini berkenaan dengan adanya kasus positif pada 12 pedagang di pulau tersebut. Namun, hasil rapat terbaru memutuskan untuk tetap membuka Pulau Tidung dengan membatasi jumlah pengunjung hingga 50% saja. Selain pulau-pulau tersebut, Pulau Pulau Pari dan Pulau Kelapa juga dijadwalkan dibuka kembali sejak tanggal 4 Juli 2020.

Selama pembukaan wisata Kepulauan Seribu, Pulau Untung Jawa menjadi lokasi favorit wisatawan untuk menikmati liburan akhir pekan mereka. Mayoritas wisatawan datang ke Pantai Arsa untuk menikmati watersport seperti snorkeling dan banana boat.

Selain itu, Pulau Untung Jawa juga memiliki Pulau Cipir dan Onrust yang tak hanya menawarkan kegiatan air. Di pulau-pulau tersebut, kamu bisa menyusuri peninggalan sejarah di masa kolonial Belanda. Selain menikmati watersport dan wisata sejarah, kamu juga bisa melakukan wisata konservasi di Balai Taman Nasional Pulau Pramuka.

Kegiatan kamu selama berwisata Kepulauan Seribu tidak hanya itu saja, banyak aktivitas menarik lainnya yang bisa kamu nikmati. Kamu bisa sekadar duduk santai sambil menikmati pemandangan laut yang menenangkan dan sesekali berjalan-jalan menyusuri pasir pantai.

Kamu juga bisa menjelajahi pulau yang kamu kunjungi dengan berjalan santai, menggunakan sepeda atau bahkan perahu. Jangan lupa juga untuk menikmati keindahan sunrise dan sunset yang sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga  SPBU Pertamina Ada yang Warna Merah dan Biru, Ini Perbedaannya

Protokol Diving dan Snorkeling

Wisata Kepulauan Seribu rasanya tidak lengkap kalau tidak menikmati keindahan bawah lautnya. Jika sebelum pandemi COVID-19 kamu bisa dengan bebas melakukan kegiatan snorkeling dan diving, di masa PSBB transisi ini kegiatan-kegiatan tersebut diperketat dengan penerapan protokol kesehatan.

Karenanya, jika kamu ingin melakukan snorkeling dan diving, kamu dianjurkan untuk membawa peralatan sendiri. Selain membawa peralatan masing-masing, kamu juga diwajibkan membawa surat sehat dari tempat asal atau hasil rapid test virus corona. Surat kesehatan tersebut dianggap penting karena wisatawan harus berada dalam keadaan sehat sebelum pergi menuju pulau.

Meski dengan aturan ketat, kamu tidak perlu khawatir akan snorkeling atau diving sendirian. Pihak Kepulauan Seribu akan tetap menghadirkan instruktur diving atau snorkeling untuk memandu dan menemani para wisatawan.

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat