Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Boros dan Sulit Menabung? Ini Cara Mengatur Gaji 2 Juta!

Tidak bisa dipungkiri masih banyak sekali pekerja yang berpenghasilan di bawah UMR. Bagi sebagian orang nilai 2 juta terbilang kecil. Namun, bagi beberapa orang nilai 2 juta cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. Beberapa di antara mereka bisa menabung menggunakan sisa uangnya. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengatur keuangan berguna untuk mempersiapkan masa depan kelak.

Cara mengatur gaji 2 juta terlihat sulit, tetapi sangat mudah dilakukan jika sudah terbiasa hemat. Butuh perencanaan keuangan yang matang, agar uang 2 juta tidak terbuang sia-sia.

Berikut ini cara mengatur gaji 2 juta yang bisa diikuti:

  • Pakai Aturan 50/30/20

Cara mengatur gaji 2 juta yang pertama adalah memakai aturan 50/30/20. Aturan tersebut berarti, menyisihkan 50 persen dari total gaji.

Maka, 50 persen dari 2 juta digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, tagihan, cicilan, dan keperluan rumah tangga.

Selanjutnya, sisihkan 30 persen penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sekunder atau tidak tetap. Beberapa diantaranya, termasuk kebutuhan skincare, peralatan mandi, refreshing, dan kebutuhan tidak tetap lainnya.

Sedangkan 20 persen sisanya, bisa menyisihkan untuk tabungan dan sisa hutang jika memilikinya. Jika tidak memiliki sisa hutang, bisa dialokasikan untuk berinvestasi pada perusahaan atau aplikasi online yang sudah memiliki badan hukum.

Baca Juga  Pertama di Dunia! SK hynix Memperkenalkan DRAM DDR5

Cara mengatur gaji 2 juta ini dapat dilakukan langsung setelah menerima gaji bulanan dan belum digunakan sama sekali.

  • Bayar Otomatis Tagihan

Cara mengatur gaji 2 juta selanjutnya dilakukan dengan membayar tagihan secara otomatis. Langkah yang satu ini dilakukan dengan menggunakan kecanggihan teknologi melalui auto debit. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari keterlambatan tagihan, yang berujung pada denda.

Jika tagihan dibayar sebelum jatuh tempo, resiko terkena denda menjadi lebih kecil. Alih-alih membayar denda, uang tersebut bisa digunakan untuk menabung atau berinvestasi.

Cara mengatur gaji 2 juta ini direkomendasikan bagi yang tidak memiliki waktu luang atau sering terlupa untuk membayar tagihan.

Selain itu, cara yang satu ini bisa diikuti oleh seseorang yang belum memiliki rincian perencanaan keuangan dan kesulitan untuk menabung.

  • Mencoba Berinvestasi

Seperti pada ulasan sebelumnya, menabung dan investasi dapat dilakukan dari 20 persen sisa penghasilan. Terlihat kecil, tetapi uang tersebut akan bertumbuh.

Jika hanya menabung di dalam celengan, uang tidak akan bertumbuh dan mungkin saja terpakai secara tidak sengaja. Berinvestasi dinilai memberikan keuntungan. Meski sedikit, setidaknya profit terus bertambah dari waktu ke waktu.

Baca Juga  5 Restoran Soba Terbaik di Tokyo

Bagi seseorang yang berpenghasilan 2 juta per bulan, disarankan untuk memilih investasi ringan dengan risiko yang rendah. Jenis investasi yang cocok adalah deposito dan emas. Keduanya memiliki resiko kerugian yang rendah dan keuntungan lumayan.

Hal yang perlu diingat adalah tidak bisa mengambil uang sewaktu-waktu ketika butuh. Pasalnya, deposito adalah simpanan uang berjangka yang baru dapat diambil dalam waktu yang sudah ditentukan.

Jenis investasi ini berjarak 6 bulan atau 1 tahun. Sama halnya dengan investasi emas, tidak bisa langsung menjualnya setelah dibeli. Pasalnya, harga emas mengikuti harga pasar dunia di mana harga bisa naik atau turun sewaktu-waktu. Jika langsung menjualnya setelah membeli, alih-alih untung, bisa saja malah merugi.

  • Pangkas Pengeluaran Tidak Penting

Cara mengatur gaji 2 juta selanjutnya dilakukan dengan memangkas pengeluaran tidak penting. Ketika menyusun anggaran, biasanya agar terlihat pengeluaran apa yang tidak terlalu penting. Contohnya saja berlangganan TV kabel, aplikasi untuk menonton film, dan lain-lain.

Sangat disayangkan bukan, begitu banyak pengeluaran tidak penting yang seharusnya bisa dialokasikan untuk menabung atau berinvestasi. Jika masih memiliki hutang yang belum tuntas, anggaran untuk pengeluaran yang tidak terlalu penting tersebut bisa digunakan untuk melunasinya.

  • Mencatat Setiap Pengeluaran
Baca Juga  Akhirnya, Aldebaran Kembali dalam Ikatan Cinta

Langkah selanjutkan dilakukan dengan mencatat setiap pengeluaran untuk dievaluasi di bulan berikutnya. Setelah berhasil mencatat setiap pengeluaran, bisa mengkategorikan sesuai dengan jenisnya. Contohnya saja hutang, makanan, tagihan bulanan, dan lain-lain.

Cara ini bertujuan untuk mengetahui pencatatan pengeluaran secara mendetail guna membantu mengontrol. Dengan begitu, bisa membatasi pengeluaran dan lebih berhemat lagi.

WhatsApp chat