BABYMONSTER dituding telah melakukan perampasan budaya. Tak tanggung-tanggung, girl group besutan YG ini disebut telah merampas dua budaya sekaligus di MV “Batter Up” yang dirilis pada Senin (27/11).
Tudingan ini mencuat usai salah satu style Ruka dan Chiquita menuai kontroversi. Kedua member BABYMONSTER itu dikatakan telah merampas budaya milik orang lain.
Dalam adegan solonya di MV “Batter Up”, Ruka tampak mengenakan kain warna-warni di bawah topinya. Setelah diperhatikan lebih teliti, penutup kepala yang dipakai oleh Ruka ini adalah durag. Durag merupakan penutup kepala yang dikenakan secara tradisional oleh ras kulit hitam.
Selain dinilai merampas budaya ras kulit hitam, pemakaian durag menjadi kontroversi karena sejarah penggunaannya di abad-19. Pada masa itu, para budak perempuan menggunakan durag untuk menjaga rambut mereka agar tetap tegak ketika proses persalinan.
Sedangkan, style Chiquita yang memicu kontroversi terlihat di bagian chorus menjelang klimaks lagu “Batter Up”. Saat itu, Chiquita tampak mengenakan gaya rambut box braids warna kuning cerah.
Penggunaan box braids dinilai kontroversial karena dianggap sebagai perampasan budaya milik ras kulit hitam. Sehingga, orang-orang yang bukan berasal dari ras tersebut bisa dianggap melecehkan lantaran mengenakan box braids.
Melihat style Ruka dan Chiquita ini, banyak penggemar yang mengungkapkan kemarahan kepada YG Entertainment melalui Twitter. Banyak yang mempertanyakan mengapa agensi besar ini bisa “kecolongan” menggunakan style kontroversial untuk girl group baru mereka.
“Hari pertama bekerja dan sudah ada durag,” seru @gs. “Hari pertama kerja dan dia sudah pakai durag astaga…,” jelas @st. “Aku jadi berpikir apakah agensi melakukan ini dengan sengaja. taktik marketing… mereka tahu orang-orang akan bicara soal braids dan durag, karena lebih banyak engagement dan perbincangan. tidak ada rasa hormat sama sekali dan itu bikin muak [sic!],” jelas @d****a.
(Hingga berita ini dibuat, YG Entertainment belum memberikan pernyataan terkait dengan tudingan BABYMONSTER melakukan perampasan budaya ini.)
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




