Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

Apa strategi pemasaran yang terbaik?

Apa strategi pemasaran yang terbaik?

Pernahkah kamu melihat penawaran seperti ini?

Atau ini?

Apakah kamu Sudah menyadari sesuatu ????

Belumm…?

mungkin contoh yang lebih familiarnya seperti ini, kamu seorang pengendara Sepeda motor apa saja varian bensin yang bisa kamu beli di SPBU?

Tentu saja, kamu hanya bisa memilih antara

Premium, Pertalite ataupun Pertamax.

Nah, sudah menyadari sesuatu?

Yap.. betul sekali.. ketiga contoh tersebut memberikanmu 3 opsi berbeda untuk membeli suatu jasa/produk…

di dalam dunia pemasaran hal ini di sebut degan Three Box Sales Strategy.

Apa itu Three Box Sales Strategy?

Singkatnya,Three Box Sales Strategy merupakan salah satu taktik pemasaran yang dilakukan oleh produsen untuk memasarkan produknya kepada konsumen dengan memberikan 3 Opsi berbeda. Mungkin sekarang, kamu lagi berfikir.. Kenapa harus 3? tidak 1 atau 2? Dan jawabannya adalah.. Pola Pikir Manusia.

Jika kamu ingin membeli bensin di SPBU. dan di SPBU itu semua stok bensin kosong kecuali Pertamax dengan harga per liternya Rp 9.850, dan itu Satu-satunya Jenis Bensin yang tersedia. apa yang ada dipikiranmu ketika ingin membelinya? Kemungkinan besar.. Kamu berfikir.. Ini worth it ngak ya?? atau Beli, ngak ya? atau Kira-kira, duitnya cukup ngak?

Baca Juga  Sering Minum Air Dingin dan Soda Bisa Buat Menstruasi Terhambat, Mitos atau Fakta?

dan akhirnya, kemungkinan besar kamu akan mencari alternatif lain. Atau dalam keadaan kepepet mungkin membelinya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena apabila hanya ada satu opsi maka pemikiran konsumen akan lebih tentang Harga dan Manfaatnya.

Lalu, Bagaimana Jika ternyata di SPBU tersebut ada 2 Jenis BBM yang tersedia.. Yaitu Premium (Rp.6.450 per liter) dan Pertamax (Rp 9.850 per liter)?

tentu saja, Tanpa basa-basi, Kamu akan langsung memilih Premium. Walaupun kualitas nya tidak sebagus Pertamax. Loh, kok bisa?, Kenapa ngak milih Pertamax dengan kualitas yang lebih bagus ? Mengapa hal ini bisa terjadi?

Jawabannya adalah, jika konsumen di berikan 2 Opsi maka konsumen tidak lagi berfikir tentang Harga dan Manfaatnya. Tapi, lebih memikirkan tentang Yang mana, yang butuh pengorbanan yang lebih kecil. Apakah Premium (Rp.6.450 per liter) atau Pertamax (Rp 9.850 per liter)?

Dan tentu saja konsumen akan lebih memilih Premium, yang hanya seharga Rp. 6.450.

Inilah alasan, mengapa antrian Premium jauh lebih panjang daripada Pertamax. dan juga alasan mengapa Subsidi BBM dahulu sangat membengkak.

Baca Juga  Klarifikasi Pengacara Doni Salmanan Soal Crazy Rich Bandung Akan Dimiskinkan Seperti Indra Kenz

Lalu, Bagaimana jika ketiganya Lengkap?

Premium (Rp.6.450 per liter), Pertalite (Rp 7.650 per liter) dan Pertamax (Rp 9.850 per liter)?

Umumnya konsumen akan membeli Premium ya, kan? Kenyataannya? Tidak juga!

ada yang lebih memilih menggunakan Pertalite. Walaupun tau bahwa harganya lebih mahal!. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Karena jika diberikan 3 Opsi, maka apa yg dipikirkan Konsumen adalah yang paling netral diantara Ketiganya.. yaitu opsi yang Kualitasnya tidak terlalu rendah, dan harganya tidak terlalu Tinggi. dan Pertalite memenuhi kriteria tersebut.

Dan akhirnya, secara bertahap.. pengguna Premium.. menjadi lebih sedikit dan Subsidi BBM pun tidak terlalu membengkak lagi..

Mengapa Three Box Sales Strategy merupakan strategi Pemasaran yang terbaik?

Karena.. ini merupakan permainan pikiran

sehingga, apabila terjadi perubahan-perubahan terhadap opsi yang diberikan,

tidak akan di ketahui oleh konsumen. Sehingga.. tidak akan menimbulkan Pro dan Kontra di mata konsumen

Contohnya, adalah Perubahan Harga.

masih segar diingatan kita ketika Bensin hanya ada Premium dan Pertamax. Lalu, Karena harga minyak naik, Harga Premium juga dinaikkan menjadi Rp. 6.500 dari dari Rp. 4.500. dan kita juga sudah tau yang terjadi selanjutnya, Masyarakat berdemo besar-besaran meminta penurunan harga BBM! dan pemerintahpun kembali menurunkannya.

Baca Juga  Tanaman Hias Ini Tumbuh Subur di Jendela yang Menghadap ke Barat

dan sekarang Setelah ada pertalite di pasar BBM.. harga Premium menyentuh angka Rp. 6.450..

Tapi,Sampai sekarang saya belum mendengar berita tentang demo besar-besaran untuk menurunkan harga BBM.

WhatsApp chat