Pilihan hiburan dari Negeri Ginseng memang nggak ada habisnya! Ada beragam tayangan dan musik yang bisa kamu nikmati. Dari reality show menggelitik seperti Running Man hingga drama populer seperti Itaewon Class, kamu nggak akan kehabisan opsi deh! Genre film yang ditawarkan Korea Selatan pun sangat variatif. Platform-platform hiburan seperti Netflix tidak hanya menghadirkan film Korea sedih, tetapi juga genre seperti horor, crime, hingga komedi. Apalagi, akting dan penampilan para aktor dan aktrisnya keren banget. Duh! Makin ngefans deh!
Nah, buat kalian yang butuh rekomendasi film tearjerker asal Korea Selatan, kami sudah siapkan 4 pilihan.
Sebelum menonton, pastikan kamu sudah siap mental dan menyiapkan tisu, ya!
- My Annoying Brother (형, 2016)
Fans berat EXO wajib nonton film yang satu ini! Film Korea sedih ini dibintangi oleh Jo Jung-suk dan Do Kyung-soo atau D.O. Dirilis pada tahun 2016, film drama keluarga ini bercerita tentang Doo-young (Kyung-soo), atlet Judo yang kehilangan penglihatannya. Kembalinya sang kakak, Doo-shik (Jung-suk) untuk merawatnya pada awalnya dianggap sebagai beban. Namun, pada akhirnya Doo-young mulai menerima kehadiran kakaknya. Sayangnya, sang kakak ternyata menderita kanker dan hanya memiliki sisa waktu yang singkat. Dilansir dari The Korea Rehald, My Annoying Brother berhasil menguasai box office lokal di minggu pertama rilisnya. Kedua protagonis pun menyumbangkan suaranya dalam lagu Don’t Worry yang berhasil masuk ke Gaon di minggu ke-48 tahun 2016. - Last Child (살아남은 아이, 2017)
Film besutan sutradara Shin Dong-seok ini menggambarkan luka akibat kehilangan seorang anak. Dirilis tahun 2017, Last Child dibintangi oleh Choi Moo-sung, Kim Yeo-jin, dan Sung Yu-bin. Sang-chul (Moo-sung) dan Mi-sook (Yeo-jin) kehilangan anaknya, Eun-chan yang tenggelam di sungai karena menyelamatkan temannya. Suatu hari, Sang-chul bertemu Ki-hyun (Yu-bin), anak yang diselamatkan oleh Eun-chan dan memutuskan untuk mengasuhnya. Meskipun awalnya dingin, pada akhirnya Mi-sook mulai menerima Ki-hyun. Namun, kebaikan pasangan tersebut ternyata memperkuat rasa bersalah Ki-hyun. Akhirnya, Ki-hyun pun membongkar rahasia di balik kematian Eun-chan. Dilansir dari Korean Film Council, Last Child memenangkan beberapa award, termasuk Korea Gold Award Festival dan Busan International Film Festival. - The Classic (클래식, 2003)
Seperti judulnya, film Korea sedih ini bisa dibilang salah satu film romance klasik Korea. Dirilis tahun 2003, The Classic dibintangi Son Ye-jin, Jo In-sung, dan Jo Seung-woo. Film ini menceritakan dua kisah cinta paralel yang dialami oleh ibu dan anak (Ye-jin). Di masa lalu, sang ibu, Joo-hee jatuh cinta dengan Joon-ha, teman sekolahnya. Namun, hubungan ini tidak direstui orang tua Joo-hee yang berencana menjodohkannya dengan orang lain. Situasi memburuk saat Joon-ha ikut berperang ke Vietnam. Sementara itu, di masa sekarang, sang anak, Ji-hye (Ye-jin) jatuh cinta dengan Sang-min (In-sung), tetapi terhalang oleh orang ketiga. Hmm… Kira-kira, siapa di antara ibu dan anak ini yang berhasil mewujudkan kisah cintanya? - Kim Ji-young: Born 1982 (82년생 김지영, 2019)
Film Korea sedih yang satu ini sarat akan berbagai isu sosial. Selain bikin kamu mbrebes mili, Kim Ji-young: Born 1982 akan mengajak kamu melihat gambaran fenomena sosial yang sebetulnya tidak asing. Film ini dibintangi oleh Jung Yu-mi dan Gong-yoo, serta diadaptasi dari novel dengan judul yang sama. Ji-young (Yu-mi) adalah seorang ibu yang awalnya memiliki karir, pasangan, dan kehidupan impian. Sayangnya, Ji-young menderita postpartum depression dan sering “berubah” menjadi ibu, nenek, atau kakaknya. Kondisi makin keruh dengan ibu mertuanya yang masih berpola pikir kuno, serta trauma di masa lalu Ji-young. Film ini menyentil isu-isu sosial seperti patriarki dan gender stereotype. Dilansir dari Korean Film Council, film ini pun menuai kontroversi dan sempat mendapatkan reaksi negatif dari para anti-feminis. Aduh!
Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com
Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk




