FALCON Advertising
Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

3 Daftar Album Terbaik Di Tahun 2020

Falcon Advertising - 

Berbicara tentang album terbaik pasti akan berbeda-beda karena kembali lagi pada selera masing-masing. Namun tidak dapat dipungkiri, beberapa rilisan album pada tahun ini memang berhak mendapatkan rekognisi dan gelar album terbaik atas keunggulan yang mereka miliki. 

Daftar Album Terbaik Tahun 2020
Fiona Apple – Fetch The Bolt Cutters
Album terbaik pertama di daftar ini datang dari penyanyi alternative legendaris sejak tahun 90an. Fiona Apple datang kembali with a boom sejak rilisan terakhirnya yang merupakan salah satu album terbaik miliknya juga pada tahun 2012 “The Idler Wheel…”. Lewat “Fetch The Bolt Cutters” yang dirilis pada 17 April 2020, Fiona mendapatkan gelar album terbaik di nomor 1 pada tahun 2020 dengan skor sebesar 98 menurut Metacritic. Pitchfork pun memberikan angka sempurna 10 untuk albumnya yang kelima ini.

Fiona Apple terkenal dengan penulisan lagunya yang jujur dan seadanya. Mengutuk patriarki dan hubungan-hubungan yang gagal, Fiona menyampaikan emosinya secara blak-blakan, mentah dan liar. Fiona Apple bisa dibilang sebagai pionir dari women of alternative yang membuka jalan untuk musisi-musisi alternative lainnya seperti Alexandra Savior, St. Vincent dan lainnya.

Meskipun terdengar tough dengan irama seperti hentakan kaki dan gonggongan anjing, album ini sebenarnya terasa sangat sentimental. Kerentanan Fiona terasa lewat lirik yang ia tulis. Seperti track pertama “I Want You To Love Me”, ia mengupas perasaan kompleksnya secara simpel dengan beat membawa tubuh berayun. Track pertama tadi diakhiri dengan vokal yang unik dan ear-catching, menciptakan transisi yang menajubkan pada track selanjutnya yang berjudul “Shameika”.

Baca Juga  Pria Nikahi Pria di Lombok, Ini Identitas dan Motif Sebenarnya, Sempat Pacaran 2 Bulan

“Fetch The Bolt Cutters” merupakan pengakuan liar dan jujur dari seorang Fiona Apple, dan dia kembali untuk menunjukan kekuatannya ini. Album ini berhak untuk mendapat gelar album terbaik sepanjang tahun 2020 dan merupakan sekutu yang pas untuk didengarkan ketika jarum jam sudah melebihi angka 12 malam.

Phoebe Bridgers – Punisher
Album terbaik kali ini datang dari penyanyi yang sudah tidak asing lagi didengar oleh telinga anak-anak indie. Ya, Phoebe Bridgers. Setelah mengungkapkan kekesalannya terhadap situasi yang sedang kacau di Amerika, Phoebe mengumumkan bahwa ia akan mengeluarkan albumnya. Pada 18 Juni 2020, “Punisher” lahir.

Lewat label rekaman Dead Oceans, Phoebe mengeluarkan “Garden Song” pada bulan Februari yang memberikan gambaran akan albumnya tersebut. Lirik pada track tersebut seakan menggambarkan keadaan dalam dunia mimpi, lengkap dengan hantu-hantu masa lalu.
“Chinese Satellite” merupakan salah satu track terbaik dalam album ini berkat progressionnya yang menakjubkan. Track tersebut diikuti oleh “Moon Song”, yang terdengar lebih murung dengan petikan gitar. Phoebe mencurahkan hatinya tentang bagaimana dia merasa kikuk dan terjebak dalam hubungan yang tidak sehat karena mencintai seseorang yang membenci dirinya sendiri.

Baca Juga  Apakah Glaukoma Bisa Sembuh?

Dari awal sampai akhir, “Punisher” bak sebuah botol minuman soda yang dikocok. Atau seperti sebuah rollercoaster ganas dari emosi yang sudah dipendam sejak lama. Emosi yang tertimbun itu meledak-ledak pada “I Know The End”. Pada bagian akhirnya setelah iringan musik berhenti, terdapat isak tangis Phoebe yang berakhir meraung. Album tersebut ditutup dengan suara Phoebe yang terbatuk-batuk dan mencoba bernapas.

“Punisher” merupakan album terbaik untuk didengarkan saat sedang berkarantina sendiri. Suara Phoebe yang airy dan instumen yang mengombang-ambingkan perasaan seakan membuat kita berteleportasi mengunjungi memori-memori lama yang kita coba kubur secara paksa. Bisa dibilang, ini memang album terbaik yang pas untuk menemanimu menangis di bawah selimut.

 Dua Lipa – Future Nostalgia
Album terbaik selanjutnya datang dari salah satu ikon pop 2010an yang terkenal oleh lagu post-breakup “New Rules”, yakni Dua Lipa. “Future Nostalgia” seperti namanya, seakan menjadi sebuah homage dari Dua Lipa untuk para diva synth pop-disko seperti Kylie Minogue, Gwen Stefani dan Madonna. Ia pun memberikan sentuhan khasnya dengan memasukan bumbu dance dan electronic musik seperti album-albumnya terdahulu. Untuk mencapai konsep itu, Dua menggaet beberapa produser seperti Jeff Bhasker dan Ian Kirkpatrick. “Future Nostalgia” dirilis pada 27 Maret 2020.

Baca Juga  Makanan-Makanan Ini Bagus Untuk Anti Penuaan Pada Wanita

Untuk Pemasangan Billboard, Hubungi kami di :
WhatsApp / Office : +62813 1076 1888
Address : Perkantoran Grand Sudirman Blok D-18 Jl. Setia Maharaja, Pekanbaru 28282 , Riau – Indonesia
Email : [email protected]
Web : www.swastikaadvertising.com

Falcon Advertising, Swastika Advertising, Advertising, advertising agency, advertising pekanbaru, advertising riau, agency iklan pekanbaru, agency iklan riau, baliho pekanbaru, baliho riau, Billboard, billboard indo, billboard indonesia, Billboard Pekanbaru, billboard Riau, billboard terjangkau, dooh, lokasi baliho pekanbaru, lokasi baliho riau, lokasi billboard pekanbaru, lokasi billboard riau, marketing, media, ooh, out of home advertising, periklanan, reklame, sewa baliho pekanbaru, sewa baliho riau, sewa billboard pekanbaru, sewa billboard riau, sewa iklan pekanbaru, sewa iklan riau, sewa iklan, sewa reklame pekanbaru, sewa reklame riau, sewa billboard, spanduk, mini billboard, car billboard, spanduk

WhatsApp chat