Top Choice for Your Business

Klik untuk hubungi kami >> Contact Us

3 Amalan di Bulan Ramadan yang Bisa Menggugurkan Dosa

3 Amalan di Bulan Ramadan yang Bisa Menggugurkan Dosa

Tidak ada bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim selain bulan suci Ramadan. Bulan ini jadi kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan, di mana setiap ibadah niscaya bernilai pahala yang berlipat ganda. Bulan Ramadan disebut sebagai bulan penuh kemuliaan dan keberkahan dalam menuai pahala. Umat Muslim dianjurkan mengerjakan berbagai ibadah dan kebaikan.

Hadist Nabi Rasulullah SAW: ”Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi)

Selama Ramadan, ada tiga amalan yang dijanjikan Allah Subhanau wata’ala, akan membersihkan diri dari segala macam dosa dan kesalahan di masa silam. Berikut penjelasan Direktur Markaz Imam Malik Ustaz Harman Tajang.

1. Amalan Puasa
Ustaz Tajang menjelaskan bahwa yang dimaksud di sini adalah berpuasa karena benar-benar dorongan keimanan dalam hati, sebab meyakini rukun Islam sebagai perintah dari Allah. Bukan puasa yang sekadar ikut-ikutan, atau karena malu kepada tetangga, saudara, dan teman-temannya.

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni,” Sabda Rasulullah SAW menurut hadist riwayat Bukhari nomor 38 dan Muslim nomor 760.

Baca Juga  Cara Unik Seorang Wasit Tegur Warga yang Langgar Aturan Physical Distancing

2. Salat Malam
Pada bulan Ramadan, umat Muslim melakukan ibadah yang berbeda dengan bulan lain, yakni salat tarawih di malam hari. Ibadah ini menyimpan keutamaan. Di tengah pandemik, salat tarawih dilakukan di rumah masing-masing. Sesuai anjuran pemerintah dan organisasi masyarakat Islam untuk meniadakan sementara aktivitas di masjid, demi menekan penyebaran COVID-19. Dengan tarawih, Allah menjanjikan ampunan bagi dosa-dosa di masa silam. Sabda Rasulullah:

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

3. Ibadah di Malam Lailatul Qadar
Malam lailatul qadar ada pada malam 10 terakhir dari bulan Ramadan. Orang-orang terdahulu biasanya beribadah lebih giat jelang akhir Ramadan untuk mencarinya, karena merupakan puncak keistimewaan, kemuliaan, dan keberkahan.

Rasulullah bersabda:
“Barang siapa berdiri (salat) pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari 4/217 dan Muslim 759).

Baca Juga  Tips Hemat Belanja untuk Tukar Kado/Hadiah di Hari Natal

Allah menjanjikan lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan. Bayangkan, ibadah di malam itu setara dengan 83 tahun 4 bulan pada hari biasa. Jika setiap tahun mendapatkan lailatul qadar, maka kita seakan beribadah ratusan atau ribuan tahun.

Allah berfirman dalam Alquran surah Al Qadar, ayat 3-5:
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”

WhatsApp chat